Selasa, 28 April 2026

Ibu Kota Negara

Perbaikan Jalan IKN PPU Dikebut, BBPJN Kaltim Targetkan Jalur Logistik Lebih Aman

Perbaikan jalan akses IKN di PPU dikebut, BBPJN Kaltim fokus tingkatkan keamanan jalur logistik utama

HO/BBPJN Kaltim
PERBAIKAN JALAN IKN - BBPJN Kaltim melakukan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Silkar, ruas Petung-Riko-Itci-Sepaku-Samboja di PPU. (HO/BBPJN KALTIM) 

Ringkasan Berita:
  • BBPJN Kaltim lakukan rehabilitasi jalan di jalur utama menuju IKN.
  • Proyek telah memasuki tahap pelapisan aspal (overlay) sejak 18 April 2026.
  • Pengendara diminta waspada karena aktivitas alat berat di lokasi.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) terus bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Fokus utama saat ini tertuju pada ruas Jalan Petung–Riko–Itci–Sepaku Semoi–Dua–Samboja, khususnya di kawasan Silkar.

Sejak Sabtu, 18 April 2026, proyek tersebut telah memasuki tahap krusial berupa pelapisan aspal jenis AC-BC (overlay).

Tahapan Perbaikan Sesuai Standar Teknis

Sebelum proses pengaspalan dilakukan, tim di lapangan telah menyelesaikan pekerjaan awal berupa penutupan lubang atau patching untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak.

Proyek rehabilitasi mayor ini tidak hanya berfokus pada perbaikan sementara, tetapi juga pembaruan infrastruktur secara menyeluruh.

Baca juga: Desain Kawasan Legislatif–Yudikatif di IKN Disahkan Presiden Prabowo, Target Rampung 2027–2028

“Rehabilitasi mayor ini tidak hanya sekadar menambal jalan, namun mencakup pembaruan infrastruktur yang signifikan. Seluruh tahapan pekerjaan dipastikan sesuai spesifikasi teknis, mulai dari perbaikan awal hingga pelapisan akhir untuk menjamin kualitas jalan memenuhi umur rencana,” ujar Muhammad Rahman, Pengawas Lapangan PPK 1.4 Provinsi Kaltim, Rabu (22/4/2026).

Percepatan Proyek demi Akses Logistik

Pekerjaan ini dilaksanakan oleh kontraktor PT Herananda Surya Pratama.

Meskipun masa kontrak berlangsung selama 326 hari kalender hingga 31 Desember 2026, pihak pelaksana berupaya mempercepat pengerjaan.

Langkah ini diambil agar jalan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan mendukung aktivitas logistik.

“Kita segera selesaikan, mengingat jalur ini merupakan urat nadi atau jalur utama pendukung logistik dari dan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN),” tegasnya.

Baca juga: 20 Sekolah di IKN Mulai Ekstrakurikuler Robotika, Guru Dapat Pendampingan 4 Bulan

Pekerjaan Lanjutan dan Penguatan Infrastruktur

Setelah tahap pelapisan AC-BC selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan beberapa tahapan berikut:

  • Pelapisan aspal akhir (AC-WC)
  • Pengerjaan bahu jalan menggunakan beton
  • Pemasangan marka jalan
  • Pembangunan dua titik box culvert untuk mengganti gorong-gorong lama yang amblas

Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan dalam jangka panjang, sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.

Imbauan Keselamatan Pengendara

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved