Senin, 27 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Niat Puasa Ramadhan, Apa Boleh Dibaca Satu Kali untuk Satu Bulan Penuh atau Dibaca Setiap Hari?

Ramadhan 2026 sudah di depan mata, apakah niat puasa boleh dibaca sekali untuk satu bulan penuh atau harus dibaca setiap hari?

Editor: Amalia Husnul A

Ringkasan Berita:
  • Ramadhan 2026 sudah di depan mata
  • Salah satu rukun puasa adalah membaca niat puasa Ramadhan
  • Penjelasan MUI terkait niat puasa Ramadhan, apakah dibaca sekali di awal bulan atau dibaca setiap hari

 

TRIBUNKALTIM.CO - Bulan suci Ramadhan 2026 atau 1447 Hijriah sudah di depan mata.

Amalan wajib di bulan Ramadhan adalah menjalankan ibadah puasa yang berarti menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat tertentu.

Salah satu rukun puasa adalah membaca niat puasa Ramadan.

Bacaan niat puasa Ramadhan ini apakah bisa dibaca sekali di awal bulan Ramadhan 2026 atau harus dibaca setiap hari selama 30 hari puasa?

Baca juga: Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Jadwal Sidang Isbat Ramadhan 1447 H dan Prediksi Rukyatul Hilal BMKG

Sebelumnya, PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Rabu (18/2/2026).

Sedangkan Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 H setelah sidang isbat yang akan digelar besok, Selasa (17/2/2026). 

Kapan niat puasa Ramadhan dibaca?

Menurut Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, ada perbedaan pendapat terkait kapan niat puasa Ramadhan dibacakan.

Perbedaan tersebut sesuai mazhab dalam Islam yang diyakini masing-masing individu.

Berdasarkan pendapat mazhab Maliki, niat puasa Ramadhan bisa dibacakan hanya sekali untuk satu bulan penuh.

"Dalam mazhab Maliki niat untuk puasa Ramadhan itu cukup dilakukan sekali saja, yaitu di awal puasa,” kata Anwar kepada Kompas.com, Jumat (12/2/2026).

Apabila mengikuti ketentuan mazhab maliki, maka seorang umat Islam tidak perlu memperbarui niat puasa Ramadhan setiap harinya.

Bacaan niat untuk sebulan penuh ini juga sebagai bentuk kehati-hatian dan antisipasi apabila lupa atau ketiduran.

Sementara itu, tiga mazhab lainnya, Syafi’i, Hambali, dan Hanafi berpandangan bahwa niat puasa wajib dibacakan setiap hari atau malam.

Dengan begitu, Anwar menyebutkan mayoritas ulama tetap menganjurkan untuk membaca niat setiap malam. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved