Rabu, 15 April 2026

Ramadan 2026

Jadwal Imsak Malinau Hari Ini 20 Februari 2026, Selisih 10 Menit dari Subuh

Jadwal imsak Ramadan 1447 H untuk Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, resmi dirilis Dirjen Bimas Islam Kemenag.

|
TRIBUNKALTARA.COM
JADWAL IMSAK - Masjid Agung Istiqomah yang berlokasi di Kalimantan Utara. Berikut jadwal imsak Kabupaten Malinau Ramadan 2026 dari Kementerian Agama (Kemenag) lengkap dengan link downloadnya. (TRIBUNKALTARA.COM) 

Imsak 21–30 Ramadan 1447 H

  • 21 Ramadan: 04.57 Wita
  • 22 Ramadan: 04.57 Wita
  • 23 Ramadan: 04.56 Wita
  • 24 Ramadan: 04.56 Wita
  • 25 Ramadan: 04.56 Wita
  • 26 Ramadan: 04.55 Wita
  • 27 Ramadan: 04.55 Wita
  • 28 Ramadan: 04.54 Wita
  • 29 Ramadan: 04.54 Wita
  • 30 Ramadan: 04.54 Wita

Perubahan waktu imsak ini dipengaruhi oleh pergeseran posisi matahari yang terjadi secara alami setiap harinya.

Baca juga: Jadwal Imsak Ramadan 2026 untuk Malinau Kaltara, Lengkap Syarat Sah dan Niat Doa Puasa

Perbedaan Imsak dan Subuh

Masih banyak masyarakat yang mengira imsak sama dengan subuh, padahal keduanya berbeda.

  • Imsak: waktu pengingat untuk berhenti sahur
  • Subuh: waktu dimulainya puasa dan pelaksanaan salat Subuh

Di Malinau, selisih antara imsak dan subuh umumnya sekitar 10 menit.

Oleh sebab itu warga Tana Tidung diimbau untuk:

  • Menyantap sahur lebih awal
  • Menggunakan jadwal imsak resmi sebagai pedoman
  • Menghindari makan dan minum hingga mendekati waktu subuh. 

Baca juga: Jadwal Imsak Ramadan 2026 untuk Kabupaten Malinau Kaltara, Panduan Puasa Lengkap

Doa Sahur Niat Puasa Ramadhan

Berikut ini bacaan niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca saat sahur dilansir dari Tribunnews:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'aala.

Doa Buka Puasa Ramadhan

Adapun berikut ini doa buka puasa Ramadhan:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah." (HR Abu Dawud)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved