Selasa, 14 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Ramadan Hari Keempat dan Kelima, Lengkap Tulisan Arab, Lafal Latin dan Artinya

Bacaan doa Ramadhan hari keempat dan kelima, lengkap tulisan Arab, lafal latin beserta artinya.

Editor: Amalia Husnul A
Grafis Tribun Kaltim/Canva
DOA RAMADAN - Ilustrasi. Bacaan doa Ramadhan hari keempat dan kelima, lengkap tulisan Arab, lafal latin beserta artinya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Minggu (22/2/2026) adalah hari keempat Ramadhan 1447 H bagi yang memulai puasa Kamis (19/2/2026), sementara bagi yang memulai puasa Rabu (18/2/2026) adalah hari kelima Ramadhan 1447 H.  

Memperbanyak doa termasuk salah satu amalan yang dianjurkan di bulan puasa ini, simak bacaan doa Ramadhan hari keempat dan kelima.

Bacaan doa Ramadhan ini dapat dibaca setelah salat fardhu.

Sekadar diketahui, sholat fardhu yakni sholat yang dilakukan 5 waktu yakni subuh, dzuhur, asar, magrib dan isya.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, ampunan dan maghfirah. 

Ada keutamaan doa dari orang yang berpuasa.
Seperti sabda Rasulullah SAW, "Di bulan ini (ramadhan) nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah"

Ada beberapa bacaan doa yang dapat diucapkan sejak hari pertama hingga memasuki hari terakhir Ramadhan.

Doa Hari Keempat Ramadhan

اَللَّهُمَّ قَوِّنِيْ فِيْهِ عَلَى إِقَامَةِ أَمْرِكَ وَ أَذِقْنِيْ فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَ أَوْزِعْنِيْ فِيْهِ لأدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ وَ احْفَظْنِيْ فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَ سِتْرِكَ يَا أَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ

Lafal latin: Allahumma qawwinii fiihi ‘alaa iqoomati amrika wa adziqnii fiihi halaawata dzikrika wa audzi’nii fiihi li adaai syukrika bikaramika wahfazhnii fiihi bihifzhika wa sitrika yaa absharan-naazhiriin.

Arti: Ya Allah! Mohon berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU.

Mohon berilah aku kekuatan untuk bersyukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat

Doa Hari Kelima Ramadhan

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Lafal latin: Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn waj’alnî fîhi min ‘ibâdikas shâlihîn al qânitîn waj’alnî fîhi min awliyâ-ikalmuqarrabîn bira’fatika yâ arhamarrâhimîn.

Arti: Ya Allah! Mohon jadikanlah di bulan ini aku termasuk diantara orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar), dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang saleh dan setia serta mohon jadikanlah aku diantara Auliya’- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih

Kemuliaan Ramadhan

Kemuliaan dalam bulan ramadan yakni diampuninya dosa-dosa bagi orang yang banyak beribadah pada bulan tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved