Rabu, 22 April 2026

Ngabuburit Asyik

Masjid Raya Baitul Khairaat di Palu, Kubah 90 Meter dan Jam Raksasa 19,3 Meter Catat Rekor MURI

Masjid Raya Baitul Khairaat, rumah ibadah yang tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, tapi juga simbol kemajuan peradaban

Tribun Palu
NGABUBURIT ASYIK - Penampakan Masjid Raya Baitul Khairaat di Palu, Sulawesi Tengah. Bangunan ini bukan sekadar rumah ibadah. Ia telah mencatatkan namanya dalam tinta emas sejarah nasional. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan dua penghargaan sekaligus atas pencapaian arsitekturalnya. 

TRIBUNKALTIM.CO - Di pesisir Kota Palu, tepat di tepian Teluk Palu yang membentang tenang di jantung Provinsi Sulawesi Tengah, berdiri sebuah mahakarya arsitektur Islam yang kini menjadi ikon baru kawasan tersebut.

Siluet kubahnya yang raksasa tampak mendominasi cakrawala, menyambut siapa pun yang melintas dengan kesan megah dan berwibawa.

Bangunan itu adalah Masjid Raya Baitul Khairaat, rumah ibadah yang tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai simbol kemajuan peradaban.

Dari kejauhan, kubahnya yang besar seakan menjadi penanda arah, menegaskan identitas religius sekaligus kemajuan arsitektur kota ini.

Kemegahan fisiknya berpadu dengan lanskap alam Teluk Palu yang memesona.

Angin laut yang berembus lembut kerap menambah kesan syahdu di sekitar kawasan masjid.

Baca juga: Kisah Masjid Ar-Rahman Waipare di Flores, Saksi Awal Masuknya Islam Lewat Persahabatan

Tidak berlebihan jika masjid ini kemudian menjadi salah satu destinasi religius dan ruang publik paling menonjol di Sulawesi Tengah.

Keberadaannya pun kini diperbincangkan tidak hanya dalam konteks lokal, tetapi juga nasional hingga global.

Masjid Raya Baitul Khairaat bukan sekadar bangunan ibadah berukuran besar.

Ia telah mencatatkan namanya dalam tinta emas sejarah nasional melalui pengakuan resmi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), lembaga yang mendokumentasikan berbagai pencapaian luar biasa di Indonesia.

MURI menganugerahkan dua penghargaan sekaligus atas pencapaian arsitektural masjid ini.

Kubah utamanya memiliki diameter 90 meter, menjadikannya sebagai struktur kubah masjid terbesar di Indonesia saat ini.

Diameter tersebut merujuk pada ukuran garis tengah kubah, yang menunjukkan betapa luas dan masifnya konstruksi penutup ruang utama masjid.

Tak hanya kubahnya yang memecahkan rekor.

Salah satu menara masjid dilengkapi jam analog raksasa berdiameter 19,3 meter.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved