Kamis, 23 April 2026

Ramadhan 2026

Menggapai Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan, 2 Amalan Utama yang dapat Ditunaikan

Menggapai malam Lailatul Qadar, berikut 2 amalan utama yang dapat ditunaikan.

Editor: Amalia Husnul A
Tribunnews.com
MALAM LAILATUL QADAR - Ilustrasi. Menggapai malam Lailatul Qadar, berikut 2 amalan utama yang dapat ditunaikan. (Tribunnews.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Di bulan Ramadan, malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa di bulan suci Ramadan

Disebutkan di dalam Al Quran, malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan. 

Keistimewaan malam Lailatul Qadar ini membuat banyak umat Islam berusaha untuk meraih keberkahan dan rahmat Allah yang turun pada malam tersebut.

Namun, malam Lailatul Qadar tidak dapat diraih tanpa usaha. 

Baca juga: Hadits Carilah Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir dan Doa yang Dibaca di Malam Seribu Bulan

Ustaz H. M. Sukron Farda, S.Ag., M.Ag. mengatakan setiap Muslim perlu melakukan ikhtiar dan memperbanyak ibadah agar dapat merasakan keutamaan malam istimewa tersebut.

“Ketika kita mau mendapatkan Lailatul Qadar, ini tentu tidak dengan cara cuma-cuma. Harus ada ikhtiar, harus ada usaha yang luar biasa agar bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar,” ujarnya dalam program TANYA USTAZ di kanal YouTube Tribunnews, dikutip Kamis (5/3/2026).

Menurut Sukron Farda, ada beberapa amalan yang bisa dipersiapkan oleh umat Islam untuk menyambut dan menjemput Lailatul Qadar.

1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Amalan pertama yang sangat dianjurkan untuk menjemput malam Lailatur Qadar adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. 

Hal ini karena Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an. 

Dalam firman Allah disebutkan bahwa Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia.

Dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, seorang Muslim dapat meraih pahala yang sangat besar. 

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Artinya, membaca satu rangkaian huruf seperti “Alif Lam Mim” tidak dihitung sebagai satu huruf, tetapi tiga huruf: alif, lam, dan mim. 

Masing-masing huruf tersebut bernilai sepuluh kebaikan, sehingga satu bacaan saja bisa menghasilkan tiga puluh pahala.

Jika amalan ini dilakukan di bulan Ramadan, pahala yang diperoleh pun bisa semakin berlipat ganda. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved