Senin, 27 April 2026

Ramadhan 2026

Bacaan Doa Ramadan Hari Ke-25 dan Ke-26 Puasa, Amalan yang Dianjurkan saat Malam Lailatul Qadar

Berikut bacaan doa Ramadan hari ke-25 dan ke-26 puasa. Amalan yang dianjurkan saat malam Lailatul Qadar

Editor: Amalia Husnul A
Tribunnews.com/Jeprima
DOA RAMADAN - Ilustrasi umat muslim beraktivitas di Masjid Jami Tambora, Jakarta Barat, Kamis (30/3/2023). Berikut bacaan doa Ramadan hari ke-25 dan ke-26 puasa. Amalan yang dianjurkan saat malam Lailatul Qadar. (Tribunnews.com/Jeprima) 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak bacaan doa Ramadhan hari ke-25 dan ke-26 puasa yang bertepatan dengan Minggu (15/3/2026).

Hari ini, Minggu (15/3/2026) adalah Ramadhan hari ke-25 puasa bagi Umat Islam yang mulai berpuasa Kamis (19/2/2026) dan hari Ramadhan ke-26 puasa untuk yang mulai puasa, Rabu (18/2/2026).

Bacaan doa Ramadan ini dapat dibaca setiap selesai sholat fardhu.

Bulan Ramadhan 2026 hanya tinggal menghitung hari, kini umat Islam sudah bersiap menyambut Hari Kemenangan.

Namun, jangan lewatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir. 

Baca juga: Panduan Amalan Lailatul Qadar Ramadan 2026, Lengkap dengan Doa Arab dan Artinya

Teruskan perbanyak doa dan dzikir di hari-hari terakhir Ramadhan 2026. 

Doa Ramadhan hari ke-25

Berikut doa Ramadhan hari ke-25 seperti dikutip TribunKaltim.co dari dari TribunSumsel.com di artikel berjudulBacaan Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan 2022, Mulai dari Puasa hari ke-21 Sampai Puasa ke-30:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّيْنَ

Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn

Artinya :

"Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh-musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi

Doa Ramadhan Hari ke-26

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبِيْ فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِيْ فِيْهِ مَقْبُوْلاً وَ عَيْبِيْ فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ

Allâhummaj’al sa’yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa ‘amalî fîhi maqbûlan wa ‘aybî fîhi mastûran yâ asma’as sâmi’îna

Artinya :

”Ya Allah, jadikanlah setiap lampah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi.

Wahai Yang Maha mendengar dari semua yang mendengar

Malam Lailatul Qadar

Meski kepastian datangnya tidak diketahui, namun diyakini malam Lailatul Qadar berada di malam ganjil di antara 10 hari terakhir puasa Ramadhan tersebut.

Dikutip dari almanhaj.or.id, hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis dirawayatkan Imam Bukhari.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved