Mutiara Ramadhan
Menggapai Spirit Zakat
Zakat fitrah diwajibkan kepada semua orang, termasuk bayi yang baru lahir sebelum dibaca khutbah Idul Fitri 1 Syawal.
Oleh: Menteri Agama, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
SALAH satu keutamaan bulan Ramadan di dalamnya disyariatkan zakat, terutama zakat fitrah.
Zakat fitrah diwajibkan kepada semua orang, termasuk bayi yang baru lahir sebelum dibaca khutbah Idul Fitri 1 Syawal.
Zakat secara litral berarti membersihkan, mensucikan.
Secara popular diartikan sebagai bagian dari harta yang wajib dikeluarkan untuk dialamatkan kepada golongan-golongan (ashnaf) tertentu, seperti fakir miskin, yatim piatu, keperluan di jalan Allah, orang terlilit utang, muallaf, dan pemerdekaan budak.
Zakat bagian dari lima Rukun Islam selain ikrar syahadat, shalat, puasa, dan haji.
Spirit zakat ialah semangat untuk berebagi kepada mereka yang berhak (mustahiq).
Secara ril zakat mengurangi harta kita tetapi secara spiritual justru menjadikan keseluruhan milik dan properti kita menjadi milik utama.
Sepanjang harta dan properti yang kita miliki belum dibayarkan zakatnya dengan benar maka sepanjang itu kita mengadopsi milik orang lain menumpang di dalam harta kita dan itu berpotensi menimbulkan masalah dunia-akhirat.
Karena itu, zakat harus dipandang sebagai kewajiban rutin kita, seperti halnya shalat dan puasa.
Baca juga: Itikaf
Zakat tidak diragukan lagi akan mendatangkan keuntungan dan kejutan luar biasa bagi yang bersangkutan.
Tidak ada orang yang jatuh miskin karena bayar zakat.
Jangankan zakat yang merupakan kewajiban, shadaqah, infaq, jariyah, waqaf, hibah, dan berbagai jenis pengeluaran lainnya, akan mendatangkan keajaiban luar biasa.
Allah menjanjikan orang yang rajin mengeluarkan infaq, shadaqah, waqaf, jariyah, dan zakat sebagai orang yang beruntung (al-faizun/al-muflihun).
Sebaliknya orang-rang yang tidak membayat zakat diancam hukuman di dunia dan di akhirat.
Baca juga: Menangis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260221_Prof-Nasaruddin-Umar_Ramadan-bulan-pertobatan_menggapai-taubat-istijabah.jpg)