Kabar Artis
Polisi Selidiki Dugaan Overdosis dalam Kematian Selebgram Lula Lahfah
Di tengah proses penyelidikan, beredar spekulasi di media sosial yang menyebut Lula Lahfah meninggal akibat overdosis obat.
Ringkasan Berita:
- Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada 23 Januari 2026, di tengah isu miring soal dugaan overdosis yang beredar di media sosial.
- Polda Metro Jaya menegaskan dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan meminta publik tidak berspekulasi hingga hasil autopsi dan penyelidikan ilmiah selesai.
- Sejumlah saksi, termasuk Reza Arap, ART, manajer, hingga petugas keamanan telah diperiksa, sementara polisi menunggu hasil forensik untuk memastikan penyebab kematian Lula.
TRIBUNKALTIM.CO - Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya selebgram ternama Lula Lahfah, yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).
Hingga kini, aparat kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian almarhumah.
Di tengah proses penyelidikan, beredar spekulasi di media sosial yang menyebut Lula Lahfah meninggal akibat overdosis obat.
Menanggapi isu tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih dalam tahap pendalaman.
Baca juga: Update Kasus Kematian Lula Lahfah, Polisi Periksa 10 Saksi Termasuk Dokter
Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto belum bisa memastikan kebenarannya.
Pihaknya masih mendalami kabar tersebut.
"Terkait (dugaan overdosis) pasti akan kami dalami," kata Budi di Polda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026).
Lebih lanjut, Budi meminta masyarakat tidak berspekulasi untuk menghormati keluarga almarhumah.
Terlebih saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki terkait dugaan yang berkembang.
"Jangan bias kita menuduhkan. Ini kan rekaman digital kepada keluarga," jelasnya.
Budi menambahkan, pihaknya akan menyampaikan fakta detail setelah proses penyelidikan selesai.
"Kalau kita ingin menyatakan akibat kematian, akhirnya harus dilakukan autopsi, scientific investigation yang harus kami lakukan," ungkap Budi.
Baca juga: Hasil Penyelidikan Penyebab Kematian Lula Lahfah dan Pemeriksaan Reza Arap
Selain Reza Arap, asisten rumah tangga (ART), manajer, sopir, petugas keamanan juga telah diperiksa polisi.
Polisi juga berencana akan memeriksa keluarga Lula.
Dalam perkara ini, penyidik turut melibatkan keterangan dari para ahli.
Penyidik juga melakukan pemeriksaan laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Sebagai informasi, Lula Lahfah menghembuskan napas terakhir di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi korban tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah obat di sekitar korban.
Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB menggunakan ambulans untuk dilakukan visum lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, banyak spekulasi negatif beredar seiring meninggalnya Lula Lahfah. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kata Polisi Terkait Dugaan Lula Lahfah Meninggal karena Overdosis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260126_Reza-Arap_Lula-Lahfah_polisi.jpg)