Berita Paser Terkini
Verifikasi Klub jadi Kendala, Muskab PBVSI Voli Paser Ditunda
PBVSI Paser yang seharusnya digelar setelah berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2025, diputuskan untuk ditunda
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Paser yang seharusnya digelar setelah berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2025, diputuskan untuk ditunda.
Keputusan ini diambil oleh Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PBVSI Paser, Zulkifli, karena adanya aturan baru terkait verifikasi keanggotaan klub yang diterapkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Kalimantan Timur (Kaltim).
Penundaan Muskab disepakati dalam rapat panitia Muskab PBVSI Paser yang digelar pada 23 September 2025.
Sebagai gantinya, Pengcab mengusulkan perpanjangan masa kepengurusan saat ini hingga proses verifikasi klub selesai dilakukan.
Baca juga: Hasil VNL Putri 2025, Timnas Voli Italia Juara Usai Taklukkan Brasil di Babak Final
“Saya melihat waktunya sudah terlalu mepet. Maka saya putuskan Muskab ditunda. Saya juga sudah koordinasi dengan Pengprov, karena ada aturan baru tentang verifikasi klub,” ujar Zulkifli saat ditemui pada Jumat (26/9/2025).
Verifikasi tersebut mencakup pendataan administratif seluruh klub di bawah naungan PBVSI Paser, seperti legalitas, keberadaan, keaktifan, serta pembinaan usia dini, hal yang diakui Zulkifli selama ini belum dilakukan secara optimal.
“Itu memang kelalaian saya. Tapi saya ingin tekankan bahwa pengurus bukan saya sendiri. Semua harus ikut bertanggung jawab. Karena itu, saya ambil keputusan menunda Muskab,” jelasnya.
Zulkifli menambahkan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan perpanjangan masa kepengurusan kepada Pengprov PBVSI Kaltim.
Selain itu, keputusan ini juga telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser sebagai bentuk transparansi organisasi.
Baca juga: Tim Voli Batalyon C Pelopor Sabet Juara Kapolda Kaltim Cup 2025, Tubuh Sehat Jiwa yang Kuat
“Intinya, Muskab kami tunda dan kepengurusan diusulkan diperpanjang karena proses verifikasi klub butuh waktu. Kalau dipaksakan, hasilnya bisa tidak maksimal,” tegasnya.
Menurut Zulkifli, musyawarah sangat penting untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya, menyusun rencana kerja ke depan, serta memilih ketua dan pengurus baru.
Namun ia menekankan bahwa proses verifikasi adalah prioritas agar Muskab dapat dilaksanakan dengan dasar yang kuat.
“Kapan perpanjangan kepengurusan ini akan berakhir, kami serahkan sepenuhnya kepada keputusan Pengprov PBVSI Kaltim,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250926_Main-Voli-di-Paser.jpg)