Berita Kutim Terkini
PBSI Kutai Timur Kini Punya Dua Wasit Bulutangkis Berlisensi Nasional B
Dunia bulutangkis Kutai Timur, Kalimantan Timur, kembali mencatat prestasi.
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Dunia bulutangkis Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, kembali mencatat prestasi.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutim kini resmi memiliki dua wasit berlisensi Nasional B, menandai peningkatan kualitas sumber daya manusia di cabang olahraga ini.
Staf Ahli PBSI Kutim, Aang Syahrudin, mengungkapkan bahwa sebelumnya Kutai Timur hanya memiliki satu wasit nasional B, yakni Dinden Aditya Saputra yang lulus ujian pada tahun 2024.
Kini, bertambah satu lagi setelah Annisa Fitri Maharani dinyatakan lulus ujian praktik wasit nasional di ajang Sirnas Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Agustus 2025.
Baca juga: Bupati Open Kutim Diusulkan Jadi Sirnas C, PBSI Kaltim Optimis
“Prestasi ini menambah daftar wasit berkualifikasi yang dimiliki Kutai Timur yang saat ini, Kutai Timur telah memiliki total 52 wasit tersertifikasi,” ujar Aang, Kamis (23/10/2025).
Secara keseluruhan, PBSI Kutim kini memiliki 2 Wasit Nasional B dan 50 wasit bersertifikat D (tingkat kabupaten/kota).
Saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan 10 calon wasit bersertifikat C (tingkat provinsi) yang akan mengikuti ujian pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di GOR Kudungga Sangatta.
Jika seluruh peserta lulus, maka Kutai Timur akan memiliki 40 wasit bersertifikat D, 10 bersertifikat C, dan 2 wasit Nasional B.
Baca juga: PBSI Kutim Kirim 40 Atlet Ikuti Kejurprov Kaltim 2025, Bidik 2 Medali Emas
Komposisi ini diharapkan memperkuat kualitas pelaksanaan pertandingan bulutangkis di berbagai level kejuaraan.
Aang menegaskan, pembinaan wasit di Kutai Timur terus berjalan melalui kegiatan refreshing, pengarahan, dan rotasi penugasan untuk memperbarui pemahaman terhadap peraturan terbaru serta meningkatkan jam terbang dan pengalaman.
Selain itu, PBSI Kutim juga menargetkan ke depan akan lahir wasit berlisensi internasional, baik tingkat Asia maupun BWF (Badminton World Federation).
“Persyaratan utama untuk Wasit Internasional adalah penguasaan Bahasa Inggris, sehingga kedua Wasit Nasional B atas nama Dinden dan Annisa, akan diikutsertakan dalam program berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya,” jelasnya.
Baca juga: Kutim Bakal Jadi Tuan Rumah Kejurprov PBSI Kaltim 2025
PBSI Kutim juga berencana memberikan pembekalan sebelum kedua wasit tersebut mengikuti ujian ke tingkat Nasional A, yang sudah menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.
“Jadi sebelum diberikan kesempatan mengikuti ujian ke tingkat Nasional A yang sudah menggunakan bahasa Inggris, mereka berdua akan kami bekali terlebih dahulu,” imbuh Aang.
Sebagai pelatih dan pembina, Aang juga berpesan kepada seluruh wasit agar terus belajar dan memperluas wawasan.
“Sebab dalam permainan bulutangkis terdapat puluhan pasal peraturan permainan yang mengalami perubahan, walaupun tidak signifikan, setiap tahunnya,” pungkasnya. (*)
| DTPHP Kutim Jemput Bola Anggaran Pusat, Targetkan Perluasan Sawah Tadah Hujan di Berbagai Kecamatan |
|
|---|
| Kutai Timur Didorong Jadi Sentra Beras, Inovasi Padi Apung Mulai Dikaji |
|
|---|
| Ada 7 Titik Panas di Bengalon, Waspada Potensi Karhutla, BPBD Kutim Terus Pantau Seluruh Kecamatan |
|
|---|
| 7 Titik Panas Terdeteksi di Bengalon, BPBD Kutim Imbau Waspada Walaupun Cuaca Berawan |
|
|---|
| Alasan Wabup Kutim Mahyunadi Minta Sinkronisasi Anggaran BPJS dengan Pemprov Kaltim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251023_Staff-Ahli-PBSI-Kutim-Aang-Syahrudin-menyebut-Kutim-memiliki-wasit-nasional-B.jpg)