Jumat, 10 April 2026

MotoGP

Jelang Seri Perdana MotoGP 2026, Fabio Quartararo Pasrah dengan Mesin Motor Yamaha

Fabio Quartararo pasrah dengan kondisi motor Yamaha, yang Ia nilai jauh dari kata kompetitif jelang bergulirnya MotoGP 2026.

MOTOGP.COM
MOTOGP 2026 - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. Yamaha menatap MotoGP 2026 dengan ketidakpastian setelah Quartararo mengeluhkan mengenai kondisi motor yang bakal digunakannya di musim baru. (motogp.com) 

TRIBUNKALTIM.CO - Era V4 seharusnya menjadi titik kebangkitan bagi Yamaha di MotoGP.

Namun bagi Fabio Quartararo, momen ini terasa seperti penentuan arah kariernya.

Sejak pertemuan pertamanya dengan mesin Yamaha V4 pada 2025, juara dunia 2021 itu sudah menunjukkan sikap skeptis.

Baca juga: Berstatus 7 Kali Juara Dunia MotoGP, Marc Marquez Bukanlah Pembalap dengan Gaji Terbesar

Setelah tes perdana musim 2026 di Sepang International Circuit, pandangannya belum berubah, bahkan semakin tegas.

Menjelang tes di Chang International Circuit, Quartararo berbicara tanpa basa-basi:

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri, karena kami bisa melihat dengan jelas kesulitan yang kami hadapi dan catatan waktu kami tidak bagus.”

Ia mengakui adanya jarak performa, terutama melihat kecepatan para rival sejak hari pertama.

Baca juga: Rumor Transfer Pembalap MotoGP: Acosta ke Ducati, Quartararo ke Honda, Martin Tinggalkan Aprilia

Di ajang MotoGP, ketika Ducati dan Aprilia langsung tampil kompetitif, sedikit keterlambatan saja bisa berubah menjadi jurang yang sulit dikejar.

Peralihan dari mesin empat silinder segaris (inline-four) ke konfigurasi V4 merupakan revolusi teknis besar bagi Monster Energy Yamaha MotoGP.

Namun menurut Quartararo, mesin baru tersebut belum berada di level para pesaing.

“Saya juga merasa V4 kami belum seperti milik tim lain.”

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diketahui Tentang MotoGP 2026, Musim Terakhir Mesin 1000cc

Ia kemudian merinci sejumlah kekurangan:

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemudi, traksi, elektronik, grip, dan tenaga. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki.”

Kemudi, traksi, cengkeraman, tenaga, dengan kata lain, aspek-aspek fundamental.

Situasi makin rumit setelah ia mengalami insiden jatuh yang diduga berkaitan dengan karakter mesin V4 baru.

Baca juga: Tidak Ingin Jadi Pesakitan di MotoGP 2026, Bagnaia Tegaskan tak Takut Bersaing dengan Marc Marquez

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved