MotoGP
Frustrasi Tingkat Tinggi Fabio Quartararo, Yamaha Masih Lambat di MotoGP 2026
Fabio Quartararo tengah menjalani salah satu periode tersulit dalam kariernya di MotoGP 2026.
TRIBUNKALTIM.CO - Fabio Quartararo tengah menjalani salah satu periode tersulit dalam kariernya di MotoGP 2026.
Situasi di tim Yamaha dinilai belum sepenuhnya kondusif setelah berbagai janji peningkatan performa motor belum juga terwujud.
Kejuaraan dunia MotoGP 2026 saat ini memasuki jeda singkat setelah seri pembuka di Thai Grand Prix yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram.
Baca juga: Yamaha Masuki Era Mesin V4, Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 Tuai Pujian
Namun sorotan justru tertuju pada Quartararo yang mengawali musim dengan penuh frustrasi.
Pembalap berjuluk “El Diablo” itu terlihat kehilangan kepercayaan diri karena Yamaha belum mampu menyediakan motor yang cukup kompetitif meski ia tetap menunjukkan komitmen penuh terhadap tim.
Kekecewaan Quartararo bahkan terlihat selama sesi balapan maupun pengujian.
Gestur frustrasi di lintasan hingga sikap emosional saat tes menjadi gambaran tekanan yang tengah ia alami di dalam tim.
Baca juga: MotoGP Qatar 2026 Bisa Dibatalkan Imbas Perang Iran? Cek Fakta Terkini
Pada seri pembuka di Buriram, Quartararo hanya mampu finis di posisi ke-14 pada balapan utama dan ke-16 dalam sprint race.
Ia juga kesulitan menjaga ritme balapan dan sempat kalah cepat dari pembalap debutan Toprak Razgatlioglu di beberapa sektor lintasan.
Hasil tersebut kontras dengan pencapaiannya beberapa musim lalu.
Quartararo yang merupakan juara dunia MotoGP 2021 dan menjadi salah satu kandidat kuat perebutan gelar dunia dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Disambut Tari Kecak, Pebalap Honda di MotoGP Lanjut Kopdar Bareng Bikers Bali
Hingga kini, motor Yamaha YZR‑M1 dinilai masih memiliki sejumlah kelemahan, terutama dalam akselerasi dan stabilitas jika dibandingkan dengan motor milik Ducati Lenovo Team maupun Aprilia Racing.
Jeda kompetisi dimanfaatkan Quartararo untuk memulihkan kondisi mental sekaligus mempersiapkan diri menghadapi seri berikutnya, yakni Brazilian Grand Prix MotoGP.
Balapan tersebut akan menjadi momen spesial karena kembali digelar untuk pertama kalinya sejak 1989 di Autódromo Internacional de Goiânia Ayrton Senna.
Di tengah tekanan tersebut, Quartararo memilih berlatih motocross untuk mengembalikan rasa percaya diri.
Baca juga: Mesin Baru Yamaha Tidak Bawa Perubahan, Quartararo dkk Semakin Terpuruk di MotoGP 2026
| Pedro Acosta Penantang Utama Gelar Juara Dunia, Lebih 'Chill' di MotoGP 2026 |
|
|---|
| MotoGP Siapkan Pembalap Cadangan, Solusi Baru di Era Liberty Media, Ducati Keberatan |
|
|---|
| Kisah Marc Marquez Kelola Kekayaannya Selama Berkarier di MotoGP, Utamakan Prestasi, Bukan Uang |
|
|---|
| Aprilia Menggila di MotoGP 2026: Bezzecchi-Martin Kuasai Klasemen, Rekor Demi Rekor Tercipta |
|
|---|
| Raihan 5 Kemenangan Beruntun Bawa Marco Bezzecchi Sejajar dengan Pembalap Legendaris MotoGP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Pembalap-Monster-Energy-Yamaha-Fabio-Quartararo-51122.jpg)