Breaking News
Selasa, 28 April 2026

Sepak Bola Dunia

Timnas Israel Terancam Dicoret UEFA dari Kompetisi Eropa, Minta Bantuan dari 2 Negara

Masa depan tim nasional dan klub sepak bola Israel di kompetisi Eropa tengah berada di ujung tanduk.

Instagram/isr.fa
ISRAEL TERANCAM UEFA - Skuad Timnas Israel. Timnas Israel terancam dicoret UEFA dari lompetisi Eropa, minta bantuan dari 2 negara (Instagram/isr.fa) 

TRIBUNKALTIM.CO - Masa depan tim nasional dan klub sepak bola Israel di kompetisi Eropa tengah berada di ujung tanduk.

Komite Eksekutif UEFA dijadwalkan menggelar pertemuan penting pada hari ini, Selasa, 23 September 2025, untuk membahas kemungkinan penangguhan Timnas Israel dari seluruh turnamen sepak bola Eropa.

Langkah ini muncul sebagai respons atas meningkatnya tekanan internasional terkait konflik bersenjata yang berlangsung di Gaza.

UEFA (Union of European Football Associations) adalah badan pengatur sepak bola di Eropa yang bertanggung jawab atas kompetisi antarnegara dan antarklub, seperti Euro, Liga Champions, dan Liga Eropa.

UEFA memiliki kewenangan untuk menangguhkan keanggotaan federasi nasional jika ditemukan pelanggaran serius terhadap statuta, peraturan, atau keputusan organisasi.

Baca juga: FIFA Terima Peringatan, Timnas Spanyol Ancam Mundur Piala Dunia 2026 Jika Israel Lolos!

Untuk mengesahkan sanksi seperti penangguhan, diperlukan dukungan minimal tiga perempat suara dari seluruh anggota Komite Eksekutif.

Desakan Internasional dan Peran Qatar

Desakan agar Israel dikeluarkan dari kompetisi UEFA semakin menguat setelah serangan militer ke Gaza yang menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina.

Salah satu pendorong utama mosi penangguhan adalah Qatar, negara Timur Tengah yang juga merupakan salah satu donatur finansial terbesar UEFA.

Menurut laporan dari New Arab dan Israel Hayom, Qatar aktif melobi agar pemungutan suara dilakukan, dengan dukungan mayoritas dari 20 negara anggota komite.

Dukungan dari Figur Sepak Bola dan Dampak Serangan

Seruan boikot terhadap Israel tidak hanya datang dari negara-negara, tetapi juga dari tokoh sepak bola dunia.

Legenda Prancis, Eric Cantona, secara terbuka mendukung pembekuan Israel dari kompetisi UEFA dan FIFA.

Ia menyuarakan hal ini melalui kampanye “Together For Palestine”, terutama setelah kematian mantan pemain Palestina, Suleiman Al-Obeid, akibat serangan Israel.

Ancaman Sanksi: Nasib Klub dan Tim Nasional Israel

Jika pemungutan suara menghasilkan keputusan penangguhan, Israel akan mengalami nasib serupa dengan Rusia yang telah dikucilkan dari kompetisi Eropa sejak invasi ke Ukraina tahun 2022.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved