Kamis, 11 Juni 2026

Piala Dunia 2026

Profil Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026, Negara Kecil yang Sudah 2 Kali Angkat Trofi

Turnamen ini menjadi edisi ke-15 bagi Timnas Uruguay sekaligus penampilan kelima mereka secara beruntun sejak kebangkitan besar di Afrika Selatan 2010

Tayang:
FIFA.com
TIMNAS URUGUAY - Potret pemain Timnas Uruguay saat Piala Dunia 2022. Berikut profil Timnas Uruguay, lolos Piala Dunia 2026 

TRIBUNKALTIM.CO - Timnas Uruguay menatap panggung Piala Dunia 2026 dengan penuh keyakinan. 

Negara kecil di Amerika Selatan yang dikenal sebagai La Celeste ini akan tampil pada Piala Dunia FIFA 2026, yang digelar di tiga negara: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Negara Uruguay berbatasan dengan Brasil, Argentina, dan Samudra Atlantik, memiliki jumlah populasi sebanyak 3,4 juta jiwa.

Turnamen ini menjadi edisi ke-15 bagi Timnas Uruguay sekaligus penampilan kelima mereka secara beruntun sejak kebangkitan besar di Afrika Selatan 2010.

Dengan sejarah yang sangat kaya—termasuk dua gelar juara dunia—Uruguay datang membawa identitas kuat, namun juga tantangan besar.

Generasi emas yang pernah mengharumkan nama negara kini telah menutup karier internasionalnya.

Baca juga: Daftar Top Skor Piala Dunia dari Masa ke Masa, Legenda Timnas Jerman Doakan Messi Pecahkan Rekor

Sebagai gantinya, pelatih Marcelo Bielsa tengah membentuk wajah baru La Celeste yang mengandalkan energi muda, tekanan tinggi, dan disiplin taktis.

Kiprah Uruguay di Piala Dunia bukan sekadar catatan statistik. Ia adalah rangkaian kisah heroik, drama, dan momen ikonik yang membentuk sejarah sepak bola modern.

Dari kemenangan mengejutkan atas Brasil di Maracana pada 1950 hingga perjuangan pahit di Qatar 2022, perjalanan La Celeste selalu penuh emosi.

Kini, dengan semangat baru dan generasi penerus, Uruguay bersiap menulis bab selanjutnya di Piala Dunia 2026.

Era Baru di Bawah Marcelo Bielsa

Marcelo Bielsa, pelatih asal Argentina berusia 70 tahun, dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sepak bola modern.

Filosofinya—yang dikenal luas sebagai “Bielsa-ball”—mengutamakan tekanan tinggi, permainan menyerang cepat, serta intensitas luar biasa.

Gaya ini menuntut stamina dan kecerdasan taktis, namun sering menghasilkan permainan atraktif.

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen ketiga Bielsa sebagai pelatih kepala di Piala Dunia, setelah pengalaman pahit bersama Argentina pada 2002 dan keberhasilannya membawa Cile ke fase gugur pada 2010.

Bersama Uruguay, Bielsa memimpin transisi besar. Dengan mundurnya Edinson Cavani dan Luis Suarez, dua ikon yang mewakili generasi emas, tanggung jawab kini berada di tangan gelandang Real Madrid Federico Valverde, yang menjadi simbol kebangkitan generasi baru.

Jalan Uruguay Menuju Piala Dunia 2026

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved