Copa Del Rey
Hasil Copa del Rey: Barcelona Hancur Lebur, Satu Kaki Atletico Madrid di Final
Mimpi Barcelona untuk melangkah ke final Copa del Rey musim 2025/2026 mendapat hantaman keras di ibu kota Spanyol.
Dominasi Simeone dan Misi Mustahil di Camp Nou
Kemenangan ini menunjukkan efektivitas strategi Diego Simeone. Atletico tidak mendominasi penguasaan bola, tetapi sangat tajam dalam memanfaatkan peluang. Transisi cepat dari bertahan ke menyerang membuat lini belakang Barcelona kewalahan.
Bagi Barcelona, kekalahan ini menjadi ujian mental sekaligus taktik. Hansi Flick harus menemukan cara untuk membangkitkan timnya dalam waktu singkat.
Camp Nou akan menjadi saksi apakah keajaiban masih mungkin tercipta, atau Atletico akan melaju dengan nyaman ke partai puncak.
Susunan Pemain dan Statistik Singkat
Atletico tampil dengan formasi 4-4-2, mengandalkan duet Griezmann dan Julian Alvarez di lini depan.
Sementara Barcelona menggunakan formasi 4-3-3, namun lini pertahanan mereka tampil jauh dari kata solid.
Blunder kiper, minimnya koordinasi bek, serta efektivitas serangan Atletico menjadi faktor penentu hasil akhir laga ini.
Rapor Pemain Barcelona
Joan Garcia: 3
Kiper tersebut melakukan blunder pertamanya mengenakan seragam Barcelona karena ia kesulitan mengambil keputusan dan berada di bawah tekanan dari pers Atletico Madrid.
Membuka pintu gerbang dengan gol bunuh diri yang tidak dapat diterima dan tidak menghasilkan apa pun dari gol-gol selanjutnya.
Alejandro Balde: 2.5
Bek kiri itu dibiarkan tak berdaya dan dipermalukan malam itu karena semua serangan Atletico Madrid tampaknya berasal dari sisi kirinya, sementara sang bek sama sekali tidak terlibat.
Tak mampu menandingi kecepatan Giuliani Simeone dan serangan balik tim tuan rumah, memberi mereka jalan bebas untuk masuk ke kotak penalti Barcelona dan menciptakan ancaman.
Pau Cubarsi: 3
Pemain muda itu mulai goyah setelah tuan rumah mencetak gol pembuka malam itu dan penampilannya semakin memburuk karena dia tidak tahu bagaimana cara mencegat rencana permainan Atletico yang jelas.
Tidak mampu menerapkan jebakan offside dengan baik dan kurang memiliki kecepatan untuk mundur dan mengimbangi para pemain sayap yang cepat. Mencetak gol pertama tim malam itu di awal babak kedua yang kemudian dianulir karena offside yang menggelikan.
Eric Garcia: 2,5
Eric tidak akan bisa bermain di leg kedua. (Foto oleh Aitor Alcalde/Getty Images)
Garcia, yang telah menjadi salah satu pemain Barcelona yang paling konsisten musim ini, juga melakukan kesalahan fatal di mana dia sama sekali tidak mampu mengatur pertahanan tim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260213_copa-del-rey.jpg)