Rabu, 6 Mei 2026

Super League

Persija Vs Borneo FC: Fabio Lefundes Soroti Jadwal Padat Selama Ramadhan dan Rumput Stadion JIS

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes mempertanyakan keputusan operator liga yang menetapkan jarak antarpertandingan lebih rapat dibanding sebelumnya.

Tayang:
Kompas.com/SUCI RAHAYU
BORNEO FC - Pemain Borneo FC foto bersama sebelum menjalani laga pekan ke-15 Super League 2025-2026 melawan tuan rumah Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (20/12/2025) malam. Padatnya jadwal pertandingan selama bulan Ramadhan menjadi perhatian serius pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. Ia mempertanyakan keputusan operator liga yang menetapkan jarak antarpertandingan lebih rapat dibanding bulan-bulan sebelumnya.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO - Padatnya jadwal pertandingan selama bulan Ramadhan menjadi perhatian serius pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes.

Ia mempertanyakan keputusan operator liga yang menetapkan jarak antarpertandingan lebih rapat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Menurutnya, situasi ini berdampak langsung pada kondisi fisik pemain yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Super League 2025–2026 yang dikelola oleh I.League sebagai operator kompetisi, menjadwalkan laga dengan interval tiga hingga empat hari selama Ramadhan yang dimulai 19 Februari 2026.

Baca juga: Live Streaming BRI Super League 2025/26: Persija Jakarta vs Borneo FC Samarinda 3 Maret 2026 - Vidio

Padahal, pada periode normal di luar Ramadhan, jeda pertandingan biasanya berkisar lima hingga tujuh hari.

Klub berjuluk Pesut Etam ini termasuk tim yang merasakan padatnya jadwal tersebut.

Lefundes menilai kebijakan ini perlu dievaluasi karena berkaitan dengan kebugaran pemain, terutama mayoritas yang beragama Islam dan tetap berpuasa saat kompetisi berjalan.

"Soal kalender, soal jadwal yang ada di bulan Ramadhan ini, karena di bulan biasa kita main setiap 5 atau 7 hari, kenapa di bulan Ramadan harus kita main setiap 3 atau 4 hari?" ujar Lefundes dalam konferensi pers jelang laga melawan Persija di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (2/3/2026).

"Karena ini berhubungan juga dengan energi pemain. Kalian tahu mayoritas pemain sedang berpuasa," lanjutnya.

Ia menekankan bahwa puasa berarti pemain tidak mengonsumsi makanan dan minuman sejak fajar hingga matahari terbenam, sehingga manajemen energi menjadi tantangan tersendiri dalam jadwal yang padat.

Bukan Keluhan Sepihak

Lefundes menegaskan, kritik terhadap jadwal bukan semata-mata untuk kepentingan Borneo FC.

Menurutnya, seluruh kontestan liga menghadapi situasi serupa.

"Soal jadwal ini bukan cuma buat Borneo, semua tim punya pemain muslim. Dan itu bisa bertabrakan dengan performa pemain dan mungkin ke depannya mereka bisa (atur jadwal) lebih baik," jelasnya.

Baca juga: Jelang Lawan Persija, Manajer Borneo FC Sindir Gangguan di JIS dan Hotel

Ia berharap ke depan operator kompetisi dapat menyusun kalender pertandingan yang lebih proporsional agar aspek performa dan kesehatan pemain tetap terjaga.

Soroti untuk Kondisi Lapangan JIS

Selain jadwal, Lefundes juga menyinggung kondisi lapangan JIS yang akan menjadi arena duel kontra Persija Jakarta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved