Jumat, 8 Mei 2026

Super League

Perjuangan Borneo FC ke Papan Atas, Latihan di Surabaya dan Tiket Pulang Samarinda Capai Rp5 Juta

Borneo FC tetap berlatih di Surabaya akibat kendala tiket, fokus pemulihan jelang laga penting di Samarinda

Tayang:
Penulis: Nevrianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
HO BORNEO FC SAMARINDA
LATIHAN BORNEO FC - Skuat Borneo FC menjalani latihan di Surabaya jelang menghadapi PSBS Biak, Rabu (8/4/2026). (HO/BORNEO FC SAMARINDA) 

Ringkasan Berita:
  • Borneo FC menjalani latihan dan recovery di Surabaya karena kendala tiket.
  • Harga tiket penerbangan mencapai Rp4–5 juta per orang menuju Samarinda.
  • Tim meminta dukungan penuh suporter di Stadion Segiri untuk laga penting.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perjuangan skuat Pesut Etam, Borneo FC, dalam menggapai posisi terbaik di papan atas klasemen harus dihadapkan pada kendala logistik. 

Tim saat ini masih menjalani latihan di Surabaya karena baru mendapatkan tiket kepulangan ke Samarinda pada 9 April 2026.

Kondisi tersebut membuat Borneo FC memaksimalkan waktu dengan fokus pada pemulihan fisik (recovery) serta latihan intensif di luar kandang.

“Borneo FC benar-benar persiapan, tapi itu bukan halangan. Kita harus siap dengan segala situasi yang terjadi,” ungkap Manajer Borneo FC, Dandri Dauri.

Tiket Mahal Jadi Tantangan Tambahan

Perjalanan menuju Samarinda tidaklah mudah. Harga tiket pesawat yang mencapai Rp4 hingga Rp5 juta per orang menjadi tantangan tersendiri bagi tim.

Baca juga: Borneo FC vs PSBS Biak Terancam Tertunda, Terkendala Tiket Pesawat dan Persiapan Minim

Rute perjalanan yang ditempuh pun cukup panjang, dimulai dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, kemudian dilanjutkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan darat menuju Samarinda.

“Insya Allah berangkat jam 10 pagi dari Surabaya ke Jakarta, sampai sekitar jam 13.00 WITA, kemudian lanjut ke Samarinda,” jelasnya.

Meski menghadapi keterbatasan, manajemen memastikan seluruh kebutuhan tim tetap terpenuhi agar persiapan tidak terganggu.

Semangat Tak Surut di Tengah Keterbatasan

Situasi ini tidak menyurutkan semangat skuat Pesut Etam. Justru, kondisi tersebut menjadi ujian mental bagi tim untuk tetap fokus dan solid menghadapi laga penting.

Keputusan untuk tetap bertahan dan berlatih di Surabaya menjadi bukti komitmen tim dalam menjaga performa di tengah keterbatasan.

Baca juga: Borneo FC Samarinda Tertahan di Surabaya Akibat Tiket Pesawat Langka, Berharap tak Seperti Persiba

Dukungan Suporter Jadi Kunci

Di sisi lain, peran suporter dinilai sangat penting dalam menentukan hasil pertandingan ke depan.

Dandri Dauri mengajak seluruh masyarakat Samarinda untuk memberikan dukungan penuh di Stadion Segiri.

“Betapa beratnya hasil yang kita raih selama ini tanpa dukungan. Jangan lihat siang atau malam, ayo penuhi Stadion Segiri, ini rumah kita,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pertandingan yang akan datang memiliki arti penting layaknya final bagi Borneo FC. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved