Rabu, 22 April 2026

Coppa Italia

Reaksi Berbeda Chivu dan Fabregas Usai Drama Inter vs Como di Coppa Italia

Inter Milan lolos ke final Coppa Italia setelah mengunci kemenangan 3-2 pada semifinal leg kedua melawan Como.

Editor: Syaiful Syafar
X.com/@Inter/@Como_1907
COPPA ITALIA - Foto kolase pelatih Inter Milan Cristian Chivu (kiri) dan pelatih Como Cesc Fabregas yang diunggah di akun resmi klub. Kemenangan dramatis Inter Milan atas Como di semifinal Coppa Italia menyisakan dua emosi kontras dari kedua pelatih. 

Meski begitu, ia menolak membandingkan dirinya dengan sosok Jose Mourinho yang pernah membawa Inter Milan meraih treble winners pada 2010.

Chivu menegaskan fokusnya hanya pada tim saat ini dan tanggung jawab terhadap para pemain.

Fabregas Pilih Tenang

Di sisi lain, Cesc Fabregas menunjukkan sikap yang jauh lebih tenang meski timnya kembali gagal mempertahankan keunggulan.

Ia mengakui ada momen krusial yang seharusnya bisa dimaksimalkan, terutama saat Como berpeluang memperlebar skor menjadi 3-1.

"Pertandingan berubah setelah gol pertama mereka. Sebelumnya kami punya peluang besar untuk mengunci laga," jelas Fabregas.

Namun, alih-alih menyalahkan pemain, pelatih asal Spanyol itu justru menekankan progres signifikan yang telah dicapai Como dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengingat kembali perjalanan klub yang sempat terpuruk hingga kini mampu bersaing di level tinggi.

"Saya tahu dari mana kami memulai. Sekarang kami hampir mencapai final dan mampu menantang tim seperti Inter," ujarnya.

Baca juga: Fabregas Terapkan Taktik Khusus Ketika Como Tahan AC Milan, Lini Tengah Rossoneri tak Berkutik

Fabregas juga menyoroti perbedaan kualitas dan pengalaman sebagai faktor pembeda utama.

Ia menyebut Inter sebagai tim matang dengan banyak pemain internasional, sementara Como masih dalam tahap pembangunan dengan komposisi pemain muda.

Menurutnya, kekurangan Como terlihat jelas di dua area krusial, yakni efektivitas di kotak penalti sendiri dan lawan.

Hal inilah yang membuat mereka gagal mempertahankan keunggulan meski sempat mengontrol permainan.

"Kami belum berada di level yang sama dengan Inter, tetapi kami semakin dekat," tegas Fabregas.

Ia pun menolak larut dalam kekecewaan.

Baginya, performa tim sudah menunjukkan arah yang benar, berbeda dengan laga sebelumnya saat menghadapi Sassuolo yang justru membuatnya lebih kecewa.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved