Jumat, 8 Mei 2026

Piala Dunia 2026

Boleh Tampil di Piala Dunia 2026, Tapi Iran Harus Penuhi Syarat dari AS

Ia menyampaikan bahwa fokus kekhawatiran bukan pada para pemain, melainkan pada individu lain yang kemungkinan ikut dalam rombongan delegasi Iran.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO
PIALA DUNIA 2026 - Logo Piala Duna FIFA 2026. Amerika Serikat sebut khawatir erhadap sejumlah anggota delegasi Iran yang dinilai memiliki keterkaitan dengan unsur militer, khususnya Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). (X/FIFA World Cup) 

Presiden AS Donald Trump disebut telah mengutus Paolo Zampolli untuk menyampaikan usulan tersebut kepada FIFA. Zampolli, yang merupakan warga Amerika keturunan Italia, mengungkapkan harapannya agar tim nasional Italia dapat tampil di turnamen tersebut.

“Saya warga asli Italia, dan akan menjadi mimpi untuk melihat Azzurri di turnamen yang diselenggarakan di AS. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan mereka,” kata Zampolli.

Namun, usulan tersebut mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk dari Italia sendiri. Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi menyebut gagasan tersebut tidak pantas.

“Itu tidak pantas. Anda lolos kualifikasi di lapangan,” kata Andrea.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Italia Giancarlo Giorgetti bahkan menyebut ide tersebut sebagai sesuatu yang memalukan.

Di sisi lain, FIFA sebagai badan tertinggi sepak bola dunia tidak memberikan tanggapan resmi secara langsung terhadap usulan tersebut.

Namun, pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi rujukan penting dalam menanggapi isu ini.

“Tim Iran akan datang, tentu saja,” kata Infantino pekan lalu.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa FIFA tidak memiliki rencana untuk mengganti Iran dengan Italia, meskipun ada tekanan atau spekulasi yang berkembang.

Latar Belakang Ketegangan AS dan Iran

Polemik ini tidak dapat dilepaskan dari situasi geopolitik yang tengah berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran. Hubungan kedua negara memanas setelah pecahnya konflik pada 28 Februari 2026 yang berlangsung selama 44 hari.

Konflik tersebut berdampak pada berbagai sektor, termasuk olahraga internasional. Dalam kondisi gencatan senjata yang belum sepenuhnya stabil, muncul kekhawatiran mengenai keamanan dan diplomasi dalam penyelenggaraan event global seperti Piala Dunia.

Situasi ini juga memunculkan keraguan terkait pelaksanaan pertandingan Iran yang dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat pada fase grup.

Sebagai respons, Iran sempat mengusulkan agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko. Namun, usulan tersebut tidak diterima.

Sikap Iran: Tetap Siap Berpartisipasi

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved