Rabu, 6 Mei 2026

Piala Dunia 2026

Profil Vitor Reis: Bek Muda Brasil Alumni 'Indonesia' Bidik Piala Dunia 2026

Vitor Reis mulai menegaskan diri sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Brasil, dan peluangnya untuk masuk timnas di Piala Dunia 2026

Tayang:
fifa.com
PROFIL PEMAIN - Vitor Reis, bek muda Brasil yang punya peluang besar tampil di Piala Dunia 2026. (FIFA.COM) 

“Kami sempat berbicara, meskipun singkat tapi sangat penting. Ia dan staf pelatih menjelaskan apa yang mereka sukai dari permainan saya, terutama kemampuan membangun serangan dari belakang dan kesadaran bertahan,” ungkap Reis.

Sejak pindah ke Eropa, Reis merasa mengalami perkembangan signifikan.

Ia menilai permainan di sana lebih cepat dan menuntut pengambilan keputusan dalam waktu singkat.

“Saya berkembang dalam banyak aspek, terutama posisi, fokus, dan fisik. Pengalaman ini sangat penting karena tuntutannya sangat tinggi,” katanya.

Baca juga: Isu Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026 Menguat, FIFA Masih Bertahan pada Hasil Kualifikasi

Bersama Girona, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang dan kompetitif di La Liga, Reis menemukan lingkungan ideal untuk mengasah kemampuannya, baik dalam bertahan maupun menguasai bola.

Pada 10 April lalu, ia tampil solid saat membantu timnya menahan imbang Real Madrid 1-1, dengan berhasil meredam ancaman dari Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.

Sebelumnya, pada 16 Februari, Girona juga sukses mengalahkan Barcelona 2-1, dalam laga yang turut diwarnai penampilan Raphinha dan Lamine Yamal.

Dalam laga tersebut, Reis tampil dominan, tidak kalah dalam duel satu lawan satu, serta berperan dalam proses gol kemenangan timnya.

Baca juga: Perjalanan Vinicius Jr ke Piala Dunia 2026: Dulu Saya Hanya Anak Kecil yang Bermain Tanpa Alas Kaki

Media Spanyol bahkan menyebutnya sebagai “imperious” dan mesin pemenang duel di kotak penalti.

Soal inspirasi, Reis menyebut dua nama besar di lini belakang Brasil sebagai panutannya: Thiago Silva dan Marquinhos.

“Saya suka bek tengah yang menggabungkan teknik dan kecerdasan. Mereka mampu membaca permainan, mengantisipasi bahaya, dan nyaman mengalirkan bola dari belakang. Saya mencoba mengambil hal-hal dari mereka dan menyesuaikannya dengan gaya bermain saya,” ujarnya.

Pilihan tersebut mencerminkan arah perkembangan lini belakang Brasil, yang diperkirakan akan mengalami regenerasi dalam beberapa tahun ke depan.

Hal ini membuka peluang bagi pemain muda seperti Reis untuk bersaing.

“Saya merasa kekuatan saya ada pada kombinasi kemampuan bertahan dan kontribusi dalam penguasaan bola. Saya ingin menjadi pemain yang bisa diandalkan sekaligus membantu tim membangun serangan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved