Piala Dunia 2026
Warisan Son Heung-min untuk Korea Selatan, Pemain Asia Paling Berpengaruh di Piala Dunia 2026
Son Heung-min, superstars Korea Selatan siap mengejutkan dunia di panggung Piala Dunia 2026.
Ringkasan Berita:
- Son Heung-min bersiap menorehkan babak baru dalam karier gemilangnya dengan memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
- Superstar Asia yang kini memperkuat Los Angeles FC di Major League Soccer itu diproyeksikan kembali menjadi pusat permainan Taegeuk Warriors
- Sebagai ikon sepak bola Korea Selatan dan legenda Tottenham Hotspur, Son datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu pemain Asia paling berpengaruh sepanjang sejarah.
TRIBUNKALTIM.CO - Son Heung-min, superstars Korea Selatan siap mengejutkan dunia di panggung Piala Dunia 2026.
Ikon Korea Selatan dan legenda Tottenham Hotspur itu kini melanjutkan kariernya bersama Los Angeles FC di MLS, sambil mempersiapkan diri menuju penampilan keempatnya di ajang Piala Dunia 2026.
Sebagai kapten sekaligus simbol utama Taegeuk Warriors, Son tetap menjadi harapan terbesar negaranya untuk menciptakan momen-momen magis di panggung sepak bola terbesar dunia.
Baca juga: Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Secara Gratis, Simak 8 Tahapannya
Son dikenal sebagai penyerang elite dengan kombinasi kecepatan eksplosif, penyelesaian akhir tajam, dan kreativitas luar biasa.
Meski lebih sering dikenal karena gol-golnya, kemampuan playmaking-nya juga sangat menonjol.
Dalam periode 2015 hingga 2025, ia mencatatkan assist dua digit dalam tiga musim berbeda di Premier League, menegaskan perannya bukan sekadar finisher.
Karier profesional Son mulai mencuri perhatian sejak debut Bundesliga bersama Hamburger SV di usia 18 tahun.
Baca juga: Miroslav Klose, dari Tukang Kayu Menjadi Raja Gol Piala Dunia yang Rekornya Masih Bertahan
Ia kemudian berkembang bersama Bayer Leverkusen sebelum bergabung dengan Tottenham pada 2015.
Di London Utara, Son berkembang menjadi salah satu pemain terbaik Premier League.
Salah satu momen paling ikoniknya terjadi pada Desember 2019 saat mencetak gol solo spektakuler melawan Burnley, melewati tujuh pemain sebelum mencetak gol.
Gol tersebut memberinya FIFA Puskas Award serta penghargaan Goal of the Season Premier League.
Baca juga: FIFA Siapkan Kenaikan Hadiah Piala Dunia 2026, Respons Biaya Operasional Peserta yang Membengkak
Selama satu dekade bersama Spurs, Son mencetak 173 gol dari 454 penampilan di semua kompetisi.
Puncaknya terjadi pada musim 2024-25 ketika ia mengangkat trofi besar pertamanya sebagai pemain profesional, memimpin Tottenham meraih gelar UEFA Europa League usai menang 1-0 atas Manchester United di final.
Momen tersebut menjadi simbol luar biasa: 15 tahun setelah debut profesionalnya, Son akhirnya mengangkat trofi sambil mengenakan bendera Korea Selatan.
Final itu juga menjadi laga terakhirnya bersama Tottenham sebelum pindah ke LAFC pada Agustus 2025 demi mempersiapkan diri secara optimal untuk Piala Dunia 2026.
Baca juga: Profil Vitor Reis: Bek Muda Brasil Alumni Indonesia Bidik Piala Dunia 2026
| Trump Kaget Harga Tiket Piala Dunia 2026 Mahal, Enggan Bayar Rp 17 Juta untuk 1 Laga |
|
|---|
| Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp34 Juta, Gianni Infantino Janji Beri Hot Dog |
|
|---|
| Zion Suzuki Tembok Kokoh Timnas Jepang, Siap Tebar Pesona di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Respons Donald Trump saat Ditanya Bagaimana Jika Timnas Iran Juara Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Capaian Tuan Rumah di Piala Dunia, dari Juara Hingga Tragedi, Bagaimana Peluang AS-Kanada-Meksiko? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260428_SON-Huin.jpg)