Super League
2 Modus Penjualan Tiket Bodong Super League Persija vs Persib di Samarinda, 5 Orang Diamankan Polisi
Laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, dinodai oleh praktik penipuan tiket.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, dinodai oleh praktik penipuan tiket.
Jajaran kepolisian berhasil membongkar sindikat penjualan tiket palsu setelah puluhan penonton tertahan di pintu masuk akibat tiket mereka ditolak oleh sistem pemindai (barcode), Minggu (10/5/2026).
Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Suamirta, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang merasa tertipu saat hendak memasuki stadion.
Saat pemeriksaan di pintu masuk, sistem menolak barcode pada tiket tersebut. Dari sana, tim Reskrim Polsek Samarinda Kota bersama Satreskrim Polresta Samarinda langsung bergerak cepat.
Baca juga: 3 Sorotan Tajam Mauricio Usai Persija Kalah dari Persib Bandung di Kandang Borneo FC Samarinda
"Melakukan penyelidikan di lokasi,” ungkap Suamirta dalam konferensi pers di Mako Polsek Samarinda Kota yang dikutip oleh TribunKaltim.co.
Bongkar 2 Modus Licik Pelaku
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi mengungkap dua modus utama yang digunakan para pelaku untuk mengelabui suporter:
- Penggandaan Barcode Tiket Resmi
Para pelaku membeli satu tiket resmi secara daring (online) untuk mendapatkan barcode asli. Kode unik tersebut kemudian digandakan dan dicetak ulang hingga mencapai 170 lembar tiket.
Karena satu barcode hanya berlaku untuk satu kali pemindaian, penonton yang datang belakangan otomatis tertolak oleh sistem.
- Distribusi Berantai Melalui Calo Lapangan
Untuk mempercepat penjualan dan memutus jejak, para pelaku menyebarkan tiket hasil penggandaan tersebut melalui jaringan calo di sekitar stadion.
Hal ini menyebabkan harga tiket melambung dari harga kesepakatan awal Rp80 ribu menjadi Rp110 ribu hingga Rp150 ribu per lembar.
5 Orang Diamankan, 4 jadi Tersangka
Polisi sempat mengamankan lima orang berinisial G, R, U, I, dan satu saksi lainnya di sekitar stadion.
Setelah dilakukan pendalaman, empat orang ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki peran aktif, mulai dari penggandaan barcode hingga penjualan langsung.
“Empat orang kami tetapkan sebagai tersangka dengan peran berbeda. Satu orang lainnya berstatus saksi karena merupakan calo yang tidak mengetahui bahwa tiket yang ia jual adalah hasil penggandaan ilegal,” tambah Suamirta.
Baca juga: 2 Dampak Positif Bagi Pedagang Saat Ada Laga Persija vs Persib di Samarinda
Dari 170 tiket palsu yang dicetak, diperkirakan 130 tiket telah terjual ke masyarakat.
Polisi memastikan bahwa aksi ini murni inisiatif para pelaku dan tidak melibatkan pihak internal panitia pelaksana (Panpel).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260513_Kapolsek-Samarinda-Kota-Suamirta-Batang-Bukti-Tiket-Palsu-Persija-vs-Persib.jpg)