Kamis, 14 Mei 2026

Coppa Italia

Hasil Final Coppa Italia: Inter Milan Sabet Double Winner Usai Bungkam Lazio

Dalam partai final Coppa Italia yang digelar Kamis (14/5/2026) dini haru, Inter Milan menaklukkan Lazio dengan skor meyakinkan 2-0.

Tayang:
instagram/inter
FINAL COPPA ITALIA - Potret skuad Inter Milan di final Coppa Italia untuk jumpa Lazio, 14 Mei 2026. Inter Milan berhasil juara usai kalahkan Lazio 2-0, berhasil raih double winner 

Keberhasilan mengalahkan Lazio membuat Inter Milan resmi mengangkat trofi Coppa Italia untuk ke-10 kalinya sepanjang sejarah klub.

Gelar ini menjadi yang pertama sejak edisi 2022/2023 sekaligus mempertegas dominasi Nerazzurri dalam sepak bola Italia musim ini.

Sebelumnya Inter juga pernah menjadi juara pada musim 1938/1939 saat masih bernama Ambrosiana-Inter, lalu 1977/1978, 1981/1982, 2004/2005, 2005/2006, 2009/2010, 2010/2011, 2021/2022, dan 2022/2023.

Dengan tambahan trofi Coppa Italia musim ini, Inter dipastikan akan menggelar parade kemenangan besar di Kota Milan.

Bagi Cristian Chivu, capaian tersebut menjadi pencapaian penting dalam karier kepelatihannya. Setelah sukses membawa Inter meraih Scudetto, kini ia menambahkan Coppa Italia sebagai bukti keberhasilan proyek barunya bersama Nerazzurri.

Lazio Gagal Selamatkan Musim

Sementara itu, Lazio harus menerima kenyataan pahit gagal mengangkat trofi.

Kekalahan di final Coppa Italia membuat musim Biancocelesti terasa semakin berat. Selain gagal juara, mereka juga kehilangan kesempatan mengamankan tiket otomatis ke Liga Europa.

Padahal Lazio sempat menunjukkan perkembangan positif sepanjang perjalanan menuju final.

Namun pengalaman dan efektivitas Inter menjadi pembeda utama di pertandingan puncak.

Maurizio Sarri dipastikan menghadapi tekanan besar setelah gagal memberikan trofi kepada pendukung Lazio musim ini.

Daftar Juara Coppa Italia dari Masa ke Masa
Coppa Italia merupakan turnamen sepak bola tertua dan paling bergengsi di Italia setelah Serie A. Kompetisi ini pertama kali digelar pada 1922 dan telah melahirkan banyak juara legendaris.

Juventus masih menjadi klub tersukses sepanjang sejarah dengan koleksi gelar terbanyak. Sementara Inter kini semakin mendekati deretan elite berkat trofi ke-10 mereka musim ini.

Daftar Juara Coppa Italia dari Masa ke Masa

1922: Vado (Runner-up: Udinese)

1935-1936: Torino (Runner-up: Alessandria)

1936-1937: Genoa (Runner-up: Roma)

1937-1938: Juventus (Runner-up: Torino)

1938-1939: Ambrosiana-Inter (Runner-up: Novara)

1939-1940: Fiorentina (Runner-up: Genoa)

1940-1941: Venezia (Runner-up: Roma)

1941-1942: Juventus (Runner-up: Milan)

1942-1943: Torino (Runner-up: Venezia)

1958: Lazio (Runner-up: Fiorentina)

1958-1959: Juventus (Runner-up: Inter)

1959-1960: Juventus (Runner-up: Fiorentina)

1960-1961: Fiorentina (Runner-up: Lazio)

1961-1962: Napoli (Runner-up: S.P.A.L.)

1962-1963: Atalanta (Runner-up: Torino)

1963-1964: Roma (Runner-up: Torino)

1964-1965: Juventus (Runner-up: Inter)

1965-1966: Fiorentina (Runner-up: Catanzaro)

1966-1967: Milan (Runner-up: Padova)

1967-1968: Torino (Runner-up: Milan)

1968-1969: Roma (Runner-up: Cagliari)

1969-1970: Bologna (Runner-up: Torino)

1970-1971: Torino (Runner-up: Milan)

1971-1972: Milan (Runner-up: Napoli)

1972-1973: Milan (Runner-up: Juventus)

1973-1974: Bologna (Runner-up: Palermo)

1974-1975: Fiorentina (Runner-up: Milan)

1975-1976: Napoli (Runner-up: Verona)

1976-1977: Milan (Runner-up: Inter)

1977-1978: Inter (Runner-up: Napoli)

1978-1979: Juventus (Runner-up: Palermo)

1979-1980: Roma (Runner-up: Torino)

1980-1981: Roma (Runner-up: Torino)

1981-1982: Inter (Runner-up: Torino)

1982-1983: Juventus (Runner-up: Verona)

1983-1984: Roma (Runner-up: Verona)

1984-1985: Sampdoria (Runner-up: Milan)

1985-1986: Roma (Runner-up: Sampdoria)

1986-1987: Napoli (Runner-up: Atalanta)

1987-1988: Sampdoria (Runner-up: Torino)

1988-1989: Sampdoria (Runner-up: Napoli)

1989-1990: Juventus (Runner-up: Milan)

1990-1991: Roma (Runner-up: Sampdoria)

1991-1992: Parma (Runner-up: Juventus)

1992-1993: Torino (Runner-up: Roma)

1993-1994: Sampdoria (Runner-up: Ancona)

1994-1995: Juventus (Runner-up: Parma)

1995-1996: Fiorentina (Runner-up: Atalanta)

1996-1997: Vicenza (Runner-up: Napoli)

1997-1998: Lazio (Runner-up: Milan)

1998-1999: Parma (Runner-up: Fiorentina)

1999-2000: Lazio (Runner-up: Inter)

2000-2001: Fiorentina (Runner-up: Parma)

2001-2002: Parma (Runner-up: Juventus)

2002-2003: Milan (Runner-up: Roma)

2003-2004: Lazio (Runner-up: Juventus)

2004-2005: Inter (Runner-up: Roma)

2005-2006: Inter (Runner-up: Roma)

2006-2007: Roma (Runner-up: Inter)

2007-2008: Roma (Runner-up: Inter)

2008-2009: Lazio (Runner-up: Sampdoria)

2009-2010: Inter (Runner-up: Roma)

2010-2011: Inter (Runner-up: Palermo)

2011-2012: Napoli (Runner-up: Juventus)

2012-2013: Lazio (Runner-up: Roma)

2013-2014: Napoli (Runner-up: Fiorentina)

2014-2015: Juventus (Runner-up: Lazio)

2015-2016: Juventus (Runner-up: Milan)

2016-2017: Juventus (Runner-up: Lazio)

2017-2018: Juventus (Runner-up: Milan)

2018-2019: Lazio (Runner-up: Atalanta)

2019-2020: Napoli (Runner-up: Juventus)

2020-2021: Juventus (Runner-up: Atalanta)

2021-2022: Inter (Runner-up: Juventus)

2022-2023: Inter (Runner-up: Fiorentina)

2023-2024: Juventus (Runner-up: Atalanta)

2024-2025: Bologna (Runner-up: AC Milan)

2025-2026: Inter Milan (Runner-up: Lazio)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved