Super League
Persija Jakarta Cuci Gudang, Macan Kemayoran Lepas 7 Pemain Asing Sekaligus
Persija Jakarta cuci gudang dengan melepas tujuh pemain asingnya, dan bersiap mendatangkan pemain anyar
TRIBUNKALTIM.CO - Persija Jakarta cuci gudang dengan melepas tujuh pemain asingnya.
Setelah dipastikan gagal merengkuh trofi juara pada gelaran Super League 2025/2026, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut mengumumkan mendepak tujuh pemain asing sekaligus dari dalam skuad.
Langkah berani ini diambil menyusul keputusan manajemen yang sebelumnya juga telah resmi mendepak sang juru taktik utama, Mauricio Souza.
Baca juga: Allano Resmi Berpisah dengan Persija, Komentar Welcome Diego Michiels Picu Rumor ke Borneo FC
Perombakan total legiun asing ini menjadi sinyal awal dari pembentukan fondasi dan era baru yang tengah digodok oleh manajemen klub ibu kota.
Dari ketujuh nama legiun asing yang resmi angkat kaki dari Jakarta, lima di antaranya terpaksa berpisah lantaran masa bakti kontrak kerja mereka telah kedaluwarsa dan tidak menemui titik temu perpanjangan.
Mereka adalah Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, serta Allano Lima.
Sementara itu, dua nama sisa di sektor penyerangan dan pertahanan, yakni Alaaeddine Ajaraie serta Thales Lira, dipastikan mudik kembali menuju klub asal mereka masing-masing setelah masa durasi peminjamannya di ibu kota resmi berakhir.
Baca juga: Borneo FC Lempar Kode Keras Pagari Mariano Peralta, Pupus Harapan Persija dan Persib
Keputusan cuci gudang ini terbilang sangat mengejutkan bagi barisan suporter The Jakmania.
Pasalnya, dua dari tujuh nama yang didepak merupakan pilar paling produktif sekaligus mesin pendulang gol utama Macan Kemayoran sepanjang musim lalu.
Emaxwell Souza, striker tajam asal Brasil ini mengakhiri kompetisi dengan predikat sebagai top skor klub setelah membukukan statistik mentereng berupa 16 gol dan 4 assist dari total 31 penampilan.
Allano Lima, winger lincah berusia 31 tahun yang pengumuman perpisahannya sempat memicu rumor pendekatan dengan Borneo FC ini, tercatat sebagai raja assist klub lewat sumbangan 9 assist dan 9 gol dari 29 laga.
Baca juga: Teka-Teki Masa Depan Mariano Peralta, Bertahan di Borneo FC atau Menyeberang ke Persija Jakarta
Carlos Eduardo, kiper tangguh asal Brasil ini menjadi pemain dengan masa bakti terlama (dua musim sejak Liga 1 2024/2025).
Pada musim terakhirnya, ia mengawal gawang Persija dalam 21 laga dengan torehan 31 penyelamatan penting dan 8 kali clean sheet.
Bruno Tubarao, gelandang jangkar asal Brasil ini mengemas 1 gol dan 4 assist dari 27 pertandingan.
Adapun dua rekrutan paruh musim (window transfer kedua), yakni Jean Mota (13 laga, 1 gol, 4 assist) serta Alaaeddine Ajaraie (15 laga, 3 gol, 1 assist), dinilai belum mampu memberikan dampak instan yang konsisten untuk mendongkrak performa Macan Kemayoran hingga ke tangga juara.
Baca juga: Polisi Bongkar Praktik Tiket Palsu Persija vs Persib di Stadion Segiri Samarinda
| Allano Resmi Berpisah dengan Persija, Komentar 'Welcome' Diego Michiels Picu Rumor ke Borneo FC |
|
|---|
| Borneo FC Lempar Kode Keras Pagari Mariano Peralta, Pupus Harapan Persija dan Persib |
|
|---|
| Update Nilai Pasar Super League, Harga Duo Bintang Borneo FC Meroket |
|
|---|
| Opsi Jika Stadion Segiri Tidak Bisa Menggelar Laga Level Asia, Borneo FC Tunggu Action Pemerintah |
|
|---|
| Kapan Liga 1 2026/2027 Dimulai? Jadwal Resmi BRI Super League Terbaru dan Klasemen Akhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260510_Jakmania-memadati-Stadion-Segiri-Samarinda-jelang-laga-Persija-vs-Persib.jpg)