Minggu, 14 Juni 2026

Konservasi Lingkungan

Awal Mula Hari Monyet Sedunia 14 Desember, Daftar Spesies Monyet di Kaltim, Ada Bekantan

Awal mula Hari Monyet Sedunia 14 Desember. Daftar spesies monyet yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) termasuk bekantan atau monyet Belanda.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
BEKANTAN MANGROVE BALIKPAPAN - Beberapa bekantan terlihat mencari makan di pohon mangrove menjelang sore hari, Rabu (19/2/2025). Awal mula Hari Monyet Sedunia 14 Desember. Daftar spesies monyet yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) termasuk bekantan atau monyet Belanda. (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNKALTIM.CO - Monyet adalah salah satu fauna yang ada di Indonesia termasuk di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), namun ternyata ada Hari Monyet Sedunia yakni 14 Desember.

Bermula dari gurauan, kini Hari Monyet Sedunia dirayakan untuk semua spesies primata dan meningkatkan kesadaran akan primata non-manusia.

Monkey Day sering juga disebut Hari Monyet Sedunia, Hari Monyet, Hari Monyet Nasional dan Hari Monyet Internasional merupakan hari libur hewan internasional tidak resmi.

Dua seniman asal Amerika Serikat, Casey Sorrow dan Eric Millikin yang pertama kali memunculkan Hari Monyet Sedunia sekitar tahun 2000 lalu.

Baca juga: Menjaga Mangrove Balikpapan, Menyelamatkan Satwa Bekantan

Ketika itu, keduanya masih berstatus mahasiswa seni di Michigan State University, Amerika Serikat. 

Awalnya, Casey Sorrow menandai 14 Desember sebagai Hari Monyet di kalender temannya.

Dan mereka pun benar-benar merayakan Hari Monyet dengan liburan dengan rekan-rekan kelas seni lainnya dari Universitas Michigan.

Setelah dirayakan pertama kali 14 Desember 2000, kampanye Hari Monyet semakin populer setelah Casey Sorrow dan Eric Millikin mulai memasukkan Monkey Day dalam karya seni dan komik online mereka.

Promosi secara global bersama artis lain makin meningkatkan popularitas Hari Monyet Sedunia.  

Sejak itu, Hari Monyet telah menjadi hari libur populer di banyak negara di seluruh dunia.

Negara-negara di mana hari ini dirayakan secara luas termasuk AS, Inggris, Kanada, Thailand, Jerman, Turki, Skotlandia, Pakistan, India, Estonia dan Kolombia.

Hari Monyet juga telah didukung oleh berbagai organisasi dan publikasi majalah seperti Greenpeace, National Geographic, dan Washington Post.

Monkey Day kebanyakan dirayakan oleh anak-anak sekolah yang menghadiri acara khusus yang bertemakan monyet.

Mereka berpakaian seperti monyet, dan mendapatkan wawasan menarik tentang gaya hidup monyet oleh guru sekolah mereka.

Untuk diketahui, monyet dan primata lainnya adalah bagian vital dari ekosistem.

Mereka berperan sebagai penyebar biji, membantu menjaga kesehatan hutan tropis. 

Hari Monyet Sedunia adalah perpaduan unik antara kesenangan dan panggilan untuk bertindak.

Saat kita tertawa melihat tingkah laku primata, kita juga harus ingat tanggung jawab kita untuk memastikan mereka tetap memiliki tempat aman di bumi ini.

Tujuan Perayaan Hari Monyet Sedunia

Berawal dari gurauan, namun kini perayaan Hari Monyet Sedunia menjadi penting di tengah krisis lingkungan yang semakin mengancam habibat primata. 

Ada sejumlah tujuan perayaan Hari Monyet Sedunia

  • Meningkatkan Kesadaran:

Menarik perhatian publik pada ribuan spesies primata, termasuk monyet, kera, dan lemur, yang tersebar di seluruh dunia.

  • Mendorong Konservasi:

Menyoroti ancaman serius yang dihadapi primata, seperti kehilangan habitat akibat deforestasi, perdagangan hewan ilegal, dan perubahan iklim.

  • Mendukung Penelitian:

Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penelitian ilmiah untuk memahami perilaku primata dan upaya perlindungan mereka.

  • Mengajak Beraksi:

Mendorong masyarakat untuk terlibat aktif, baik melalui donasi, dukungan terhadap suaka margasatwa, atau sekadar menyebarkan informasi yang benar.

Primata di Ambang Krisis

Sayangnya, banyak spesies primata yang kini berada di ambang kepunahan.

"Dari monyet terkecil hingga kera terbesar, setiap spesies menghadapi ancaman unik di alam liar.

Hari Monyet Sedunia mengingatkan kita bahwa masa depan primata ada di tangan kita."

Di Indonesia, yang merupakan rumah bagi orangutan, bekantan, dan berbagai jenis kera, peringatan ini menjadi pengingat kritis akan pentingnya menjaga hutan sebagai rumah mereka.

Cara Merayakan Hari Monyet Sedunia

Ketika hashtag #WorldMonkeyDay atau #HariMonyetSedunia ramai, Anda bisa turut berpartisipasi dengan cara yang bermakna:

  • Edukasi Diri:

Cari tahu fakta menarik tentang spesies primata lokal atau global yang terancam punah.

  • Dukung Lembaga Konservasi:

Berdonasi atau mendukung program adopsi primata di organisasi yang berfokus pada penyelamatan dan rehabilitasi.

  • Kunjungi Kebun Binatang atau Suaka Margasatwa:

Kunjungi fasilitas yang berstandar baik untuk mengamati primata, tetapi pastikan dana tiket Anda digunakan untuk kesejahteraan hewan dan konservasi.

  • Sebarkan Kesadaran:

Gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang bahaya perdagangan hewan peliharaan eksotis dan pentingnya melindungi habitat primata.

Apa itu Monyet? 

Monyet adalah salah satu hewan primata, yakni mamalia cerdas.

Tidak semua jenis primata adalah monyet.

Termasuk dalam ordo primata ini ada monyet, kera, orangutan hingga tarsius. 

Monyet merupakan salah satu dari 200 spesies hewan primata berekor yang bisa kita temukan di dua wilayah utama dunia, Afrika dan Asia. 

Sebagian besar spesies hidup di hutan tropis, yang memiliki banyak pepohonan tinggi. 

Monyet dan primata di dunia dibedakan menjadi dua kelompok, Monyet Dunia Baru dan Monyet Dunia Lama. 

Istilah "Dunia Lama" dan "Dunia Baru" muncul setelah Christoper Columbs mengarungi samudra pada tahun 1492. 

Dunia lama digunakan untuk menggambarkan benua Afrika, Asia, dan Eropa. 

Sementara penemuan-penemuan di Amerika Utara dan Selatan disebut sebagai Dunia Baru. 

Untuk lebih mudahnya, Monyet Dunia Lama adalah spesies monyet atau primata yang ditemukan di kawasan Afrika, Asia dan Eropa.

Sementara Monyet Dunia Baru merupakan spesies monyet yang ditemukan di kawasan Amerika Utara dan Selatan. 

Beda Monyet dan Kera

Meski sama-sama termasuk primata, namun monyet berbeda dari kera.

Monyet dan kera adalah primata, yang membentuk bagian dari silsilah keluarga manusia.

Dilansir TribunKaltim.co dari kompas.com, kera cenderung lebih mirip dengan manusia. 

Misalnya kera memiliki usus buntu, sedangkan monyet tidak. Kera juga umumnya lebih pintar dari monyet.

Kecerdasan ini terbukti, di mana kebanyakan kera menggunakan alat saat melakukan sesuatu, seperti membuka kacang atau buah dengan bagian luar yang keras.

Bahkan, beberapa kera telah dilatih untuk menggunakan bahasa isyarat manusia.

Ada beberapa perbedaan antara monyet dan kera yang bisa dikenali.

Perbedaan utama antara monyet dan kera adalah kecerdasan dan ekornya

Cara termudah untuk mengetahui perbedaannya adalah dengan mencari ekor, karena kera tidak memiliki ekor, dan sebagian besar spesies monyet memiliki ekor.

Jenis-jenis Monyet di Kaltim

Berdasarkan Sihati, data keanekaragaman hayati yang dirilis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim ada sejumlah spesies monyet di Kalimantan Timur, yakni:

1. Bekantan atau Probocis Monkey 

Termasuk ordo primata dari famili Cercopithecidae.  

Bernama latin Nasalis larvatus.

Ada juga yang menyebut bekantan sebagai monyet Belanda karena hidungnya yang berwarna merah. 

Bekantan adalah salah satu fauna endemik di Borneo yang secara administrasi termasuk 3 negara yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. 

Bekantan menjadi maskot untuk provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Namun di sejumlah wilayah di Kaltim, ditemukan juga bekantan seperti di Kota Balikpapan dan Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

Status bekantan adalah dilindungi baik secara Nasional maupun Internasional dan dilarang diperdagangkan.

Dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 106, bekantan statusnya dilindungi.

Sementara di International Union Conservations of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species status bekantan adalah endangered atau terancam punah.

2. Owa kalawat 

Bernama latin Hyllobates muaelleri.

Termasuk ordo primata dari famili Hylobatidae.

Status owa kalawat ini sama dengan bekantan yang dilindungi baik secara nasional maupun internasional dan dilarang diperdagangkan. 

3. Lutung beruban

Bernama latin Presbytis canicrus

Sama dengan bekantan, lutung beruban juga masuk ordo primata dari famili Cercopithecidae.

Meski dalam status IUCN, lutung beruban termasuk endagered spesies (terancam punah) namun tidak termasuk fauna yang dilindungi dalam Permen LHK Nomor 106.

4.  Beruk 

Bernama latin Macaca nemestrina. 

Monyet beruk juga termasuk ordo primata dari famili Cercopithecidae sama dengan lutung beruban dan bekantan

Status monyet beruk berdasarkan IUCN adalah Vu atau Vulnerable atau rentan terhadap kepunahan.

Monyet beruk tidak termasuk fauna yang dilindungi dalam Permen LHK Nomor 106.

Untuk status perdagangan, monyet beruk ada kuota perdagangan II. 

Kuota perdagangan II ini berdasarkan Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES). 

5. Monyet ekor panjang

Masih satu keluarga dengan beruk, dan tergabung dalam ordo primata dari famili Cercopithecidae.

Statusnya sama persis dengan beruk dalam IUCN yakni Vulnerable dan termasuk kuota perdagangan II.

Monyet ekor panjang juga tidak termasuk fauna yang diindungi dalam permen LHK Nomor 106. 

Baca juga: Diserang Hama Monyet, Polresta Samarinda Gagal Panen Jagung di Lahan Hibah dari Pemkot

(*)

Ikuti berita populer lainnya di Google NewsChannel WA, dan Telegram.

Artikel ini telah tayang di kompas.com, Bobo, TribunJateng.com dengan judul Mengenal Lebih Dekat Hari Monyet Sedunia, Ternyata Berasal dari "Lelucon" Mahasiswa 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
Live
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved