Senin, 20 April 2026

Aplikasi

Cara Reset Algoritma TikTok dan Instagram agar Rekomendasi Kembali Relevan

Padahal, kenyataannya sistem rekomendasi di TikTok maupun Instagram bekerja berdasarkan perilaku pengguna itu sendiri.

Grafis TribunKaltim.co/Canva
RESET ALGORITMA - Logo TikTok yang diolah di aplikasi Canva. Berikut cara mereset algoritma TikTok dan juga IG Grafis TribunKaltim.co/Canva) 

Ringkasan Berita:
  • FYP TikTok dan Explore Instagram bisa dipenuhi dracin dan gosip karena algoritma membaca setiap interaksi sebagai minat
  • Kedua platform menyediakan fitur resmi untuk reset algoritma, seperti Reset suggested content di IG dan Refresh your For You feed di TikTok
  • Agar efektif, pengguna juga perlu mengelola interaksi secara manual dengan unfollow, Not Interested, dan aktif menyukai konten yang benar-benar diminati.

TRIBUNKALTIM.CO - Fenomena For You Page (FYP) TikTok dan halaman Explore Instagram yang tiba-tiba dipenuhi drama China pendek atau dracin, gosip artis, hingga skandal selebriti belakangan menjadi keluhan banyak pengguna media sosial.

 Awalnya, konten-konten tersebut mungkin terasa menghibur dan seru untuk ditonton sekilas.

Namun, ketika setiap membuka aplikasi yang muncul selalu tema serupa, pengalaman berselancar di media sosial justru berubah menjadi membosankan dan melelahkan.

Banyak orang merasa seolah tidak lagi memiliki kendali atas apa yang muncul di beranda mereka.

Padahal, kenyataannya sistem rekomendasi di TikTok maupun Instagram bekerja berdasarkan perilaku pengguna itu sendiri.

Artinya, apa yang sering kita tonton, like, komentari, atau bahkan sekadar berhenti beberapa detik untuk melihat, akan dianggap sebagai minat utama oleh algoritma.

Baca juga: Trik Download Video TikTok HD Gratis Online MP3 & MP4, Tanpa Aplikasi Tambahan

Kabar baiknya, kondisi FYP yang “terjebak” di satu jenis konten bukan sesuatu yang permanen.

Baik TikTok maupun Instagram telah menyediakan fitur resmi untuk mereset algoritma, sehingga rekomendasi konten bisa kembali lebih segar dan relevan dengan minat pengguna saat ini.

Selain itu, ada juga langkah-langkah manual yang bisa dilakukan untuk “mendidik ulang” algoritma agar tidak lagi memprioritaskan konten yang membuat jenuh.

Bagaimana Algoritma Media Sosial Bekerja?

Untuk memahami kenapa FYP bisa berubah drastis, penting mengetahui cara kerja algoritma.

Algoritma adalah sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bertugas menganalisis perilaku pengguna.

Setiap interaksi di aplikasi akan dicatat sebagai sinyal minat.

Misalnya, jika seseorang sering menonton video drama China sampai selesai, meskipun hanya karena penasaran, algoritma akan menganggap konten tersebut sebagai sesuatu yang disukai.

 Begitu pula dengan like, komentar, share, atau follow akun tertentu. Semua aktivitas ini membentuk profil minat digital pengguna.

Masalahnya, algoritma tidak bisa membedakan apakah kita menonton karena benar-benar suka atau sekadar iseng.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved