Minggu, 3 Mei 2026

Techno

Daftar Profesi yang Paling Aman dan Tidak Terdampak AI

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja.

Tayang:
TRIBUN KALTIM
AMAN DARI AI - Aktivitas guru mengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim). Berikut ini daftar profesi yang paling aman dan profesi yang terdampak AI. (Tribun Kaltim) 

Menjawab pertanyaan pengguna terkait pengoperasian software atau hardware demi menyelesaikan masalah teknis kini makin sering ditangani oleh agen AI.

Baca juga: Sistem Pertahanan dan Keamanan IKN di Kaltim, Gunakan Kecerdasan Buatan Pada One Signal Network

Daftar profesi yang paling Aman dari AI

Kalau Anda bekerja menggunakan keterampilan fisik, butuh interaksi manusia tingkat tinggi, atau harus terjun langsung ke lapangan, Anda patut bersyukur.

Anthropic mencatat ada sekitar 30 persen pekerja di Amerika Serikat yang menduduki level paparan AI "nol persen".

Artinya, tugas harian mereka terlalu jarang atau bahkan mustahil untuk digantikan oleh mesin, setidaknya untuk saat ini.

Guru dan tenaga pendidik

AI sekarang memang sudah bisa diandalkan untuk menilai PR atau tugas siswa.

Namun, untuk urusan mengelola ruang kelas secara langsung, pekerjaan ini murni ranah manusia yang belum bisa disentuh mesin.

Perawat dan praktisi kesehatan

Profesi perawat terdaftar memiliki tingkat paparan AI yang sangat minim pada kuadran proyeksi lapangan kerja.

Baca juga: Marc Marquez dan Bagnaia Melaju dengan Kecerdasan Buatan Pada Motor Baru Ducati di MotoGP 2026

Pekerja lapangan dan kasar

Ini termasuk pekerja sektor pertanian (memangkas pohon, mengoperasikan traktor mesin) , mekanik sepeda motor, koki dan tukang cuci piring, penjaga pantai, bartender, hingga penjaga ruang ganti baju.

Pengacara litigasi

Pekerjaan legal spesifik yang mengharuskan perwakilan klien secara lisan di ruang sidang pengadilan juga masih jauh dari jangkauan otomasi AI.

Baca juga: 5 Tahun Lagi Lenyap, Ini 15 Pekerjaan yang Diprediksi Punah Karena Kecerdasan Buatan

Satu fakta menarik dari laporan ini: pekerja yang paling rawan tergusur AI ternyata justru berasal dari kalangan profesional berpendidikan tinggi dan bergaji besar.

Data menunjukkan bahwa pekerja yang sangat terpapar AI didominasi oleh lulusan sarjana (37,1 persen) dan pascasarjana (17,4 persen).

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved