Jumat, 29 Mei 2026

WhatsApp

Jaga Privasi Data, 7 Fitur Keamanan WhatsApp yang Wajib Diaktifkan Biar Akun tak Mudah Disadap

WhatsApp telah menyediakan sejumlah fitur keamanan bawaan untuk melindungi akun dari percobaan penyadapan

Tayang:
Wabetainfo.com
SADAP WHATSAPP - Ilustrasi: Tampilan fitur ringkasan chat WhatsApp. Guna mengantisipasi tindakan peretasan, penipuan, hingga pencurian identitas, WhatsApp telah menyediakan sejumlah fitur keamanan bawaan. (Wabetainfo.com) 

Ringkasan Berita:
  • Menjaga privasi dan keamanan akun WhatsApp adalah langkah krusial untuk terhindar dari peretasan, penipuan, hingga pencurian identitas.
  • Dengan mengaktifkan fitur-fitur ini, Anda telah memperketat lapisan perlindungan data pribadi Anda dari celah kejahatan siber yang kian marak.

TRIBUNKALTIM.CO - Sebagai salah satu aplikasi pesan instan dengan miliaran pengguna di dunia, WhatsApp memang sudah dibekali dengan sistem enkripsi end-to-end.

Kendati demikian, celah kejahatan siber tetap mengintai jika pengguna WhatsApp.

Guna mengantisipasi tindakan peretasan, penipuan, hingga pencurian identitas, WhatsApp telah menyediakan sejumlah fitur keamanan bawaan.

Baca juga: WhatsApp Uji Fitur "After Reading", Pesan Hilang Otomatis setelah Dibaca

Berikut adalah 7 fitur privasi dan keamanan penting di WhatsApp yang wajib Anda aktifkan sekarang juga demi memperketat perlindungan data pribadi:

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification)

Fitur ini memberikan lapisan keamanan ekstra berupa PIN 6 digit.

Jika akun Anda coba didepak atau dipindahkan ke perangkat lain, WhatsApp akan meminta PIN ini, sehingga peretas tidak bisa masuk begitu saja.

Cara mengaktifkan:

  • Buka WhatsApp, ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas.
  • Pilih Settings (Pengaturan) > Account (Akun).
  • Ketuk Two-step verification (Verifikasi dua langkah).
  • Pilih Turn on (Aktifkan) dan masukkan PIN enam digit yang mudah diingat.
  • Masukkan alamat e-mail Anda untuk opsi pemulihan jika sewaktu-waktu lupa PIN.

Baca juga: WhatsApp Uji Coba Fitur Baru, Pesan Otomatis Hilang Setelah Dibaca Penerima

2. Pasang Perlindungan Biometrik (Kunci Aplikasi)

Agar isi obrolan tidak bisa diintip oleh orang lain yang memegang ponsel Anda, aktifkan pengunci aplikasi menggunakan sidik jari atau pemindai wajah (Face ID).

Cara mengaktifkan:

  • Masuk ke menu Settings > Privacy.
  • Gulir ke bawah dan pilih Fingerprint lock (Kunci sidik jari) atau Face ID.
  • Aktifkan toggle Unlock with fingerprint/Face ID.
  • Atur durasi penguncian otomatis (bisa langsung mengunci, setelah 1 menit, atau 30 menit).

Baca juga: Ciri-ciri WhatsApp Web Disadap Tanpa Disadari, Periksa Perangkat Tertaut Sekarang

3. Batasi Privasi Grup dari Kontak Asing

Modus penipuan siber sering kali dimulai dengan memasukkan nomor Anda secara massal ke dalam grup WhatsApp asing.

Anda bisa membatasi siapa saja yang berhak memasukkan Anda ke dalam grup.

Cara mengaktifkan:

  • Masuk ke Settings > Account > Privacy.
  • Pilih menu Groups.
  • Ubah setelan dari Everyone (Semua orang) menjadi My Contacts (Kontak saya) atau My Contacts Except... (Kontak saya, kecuali...) untuk menyaring orang tertentu yang jahil.

Baca juga: WhatsApp Web Disadap Bisa Terjadi Tanpa Sadar, Kenali Tanda dan Cara Mengamankan Akun

4. Aktifkan Fitur Pesan Sementara (Disappearing Messages)

Jika Anda sering membagikan informasi yang cukup sensitif di ruang obrolan, fitur ini sangat membantu agar jejak obrolan otomatis terhapus dalam kurun waktu tertentu.

Cara mengaktifkan:

Masuk ke Settings > Privacy.

  • Pilih Disappearing messages.
  • Pada opsi Default message timer, pilih durasi yang diinginkan: 24 jam, 7 hari, atau 90 hari. Setelah durasi habis, pesan di ruang obrolan baru akan otomatis lenyap.

Baca juga: 6 Pengaturan WhatsApp yang Penting Diaktifkan untuk Jaga Keamanan Akun

5. Bisukan Panggilan dari Nomor Tak Dikenal (Silence Unknown Callers)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved