WhatsApp Gagalkan Serangan Spyware Baru, Diduga Ada Kaitannya dengan Israel
Aplikasi pesan instan WhatsApp kembali menjadi sasaran serangan spyware canggih
"Spyware adalah ancaman keamanan nasional. Target perusahaan pengawas komersial seperti ini dilaporkan mencakup jurnalis, pejabat pemerintah, personel militer, hingga organisasi kemanusiaan," ungkap pihak WhatsApp.
Meta memastikan bahwa pesan dan panggilan pribadi pengguna tetap terlindungi oleh enkripsi end-to-end.
Kendati demikian, perusahaan mengimbau pengguna untuk selalu memperbarui aplikasi serta sistem operasi perangkat.
Bagi individu yang merasa berisiko menjadi target serangan siber tingkat tinggi, WhatsApp menyarankan aktivasi fitur "Strict Account Settings".
Baca juga: WhatsApp Tetap Bisa Dipindahkan ke HP Baru saat Nomor Lama Tidak Aktif, Ini Langkahnya
Fitur opsional ini dirancang untuk membatasi fungsi akun guna memperkecil celah penyusupan, meliputi:
- Mengaktifkan verifikasi dua langkah (two-step verification).
- Menonaktifkan preview tautan.
- Membatasi visibilitas informasi akun (seperti foto profil, status online, dan bio) hanya untuk kontak tertentu.
- Membatasi akses penambahan ke grup hanya untuk kontak yang dikenal atau terdaftar. (*)
| Panduan Fitur Multi-Akun WhatsApp di iPhone, Bisa Pasang 2 Nomor dalam Satu Aplikasi |
|
|---|
| 6 Ciri-Ciri WhatsApp Sedang Disadap Jarak Jauh dan 4 Cara Mengatasi Sadap WA |
|
|---|
| Ciri-ciri WhatsApp Disadap dan 4 Cara Menghindari Penyadapan WA |
|
|---|
| 6 Ciri-ciri Sadap WhatsApp dan 4 Cara Mengatasi Penyadapan WA |
|
|---|
| Sadap WhatsApp Masih Terjadi, Kenali Ciri-cirinya dan Cara Menghindari Penyadapan WA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260526_aplikasi-WhatsApp-di-ponsel.jpg)