TOPIK
Musda Golkar Kaltim
-
Semula Musda dijadwalkan digelar 25 Juni 2016 di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta.
-
"Belum tahu juga akomodasi peserta di hotel mana. Cuma Musdanya tetap digelar di kantor DPP di Slipi," ujarnya.
-
Juklak No 5 Tahun 2016 tersebut menjadi dasar atau acuan tata cara pelaksanaan Musda.
-
"Tidak signifikan antara Juklak 04 dan Juklak 05. Hanya menyesuaikan. Tinggal tatib saja menyesuaikan juklak terbaru," tegas Sofyan.
-
Musda lanjutan tetap dilaksanakan di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat.
-
Kata dia, pembentukan panitia SC dan OC menjadi kewenangan Plt DPD I Partai Golkar Kaltim.
-
Amir kembali menegaskan, Forum Penyelamat Partai Golkar bakal menjaga dan memperbaiki kekeliruan yang terjadi.
-
Panitia pengarah dan pelaksana yang dipilih merupakan kader-kader loyal dan potensial.
-
Juklak Musda terbaru itu sebagai landasan untuk menggelar atau melaksanakan Musda di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
-
Menurut dia, penundaan jadwal Musda Golkar Kaltim tidak terkait dengan kepentingan apapun.
-
Kadir kemudian menjelaskan, bahwa sebelum terjadi deadlock dan diskor, sempat dilakukan simulasi pemilihan secara tertutup.
-
Surat dikeluarkan tanggal 3 Juni 2016, ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham.
-
Lantas, siapakah calon ketua panitia pengarah (steering committee) dan panitia pelaksana (organizing committee)?
-
Sejak Musda Golkar Kaltim deadlock dan diserahkan ke DPP, menurut Aziz, belum ada yang terpilih dari dua kandidat yang mencalonkan diri.
-
Hasil pemilihan musyawarah mufakat itu, kata Yorrys, terdapat selisih satu suara.
-
Pertemuan Mahyudin dan ARB untuk melaporkan hasil rapat musyawarah mufakat yang berujung deadlock (buntu).
-
Untuk diketahui, Musda Golkar Kaltim digelar 12-13 Maret 2016 di Balikpapan mengalami kebuntuan (deadlock).
-
Sejak Musda Golkar Kaltim di serahkan ke DPP, maka tahapan-tahapan Musda belum dilaksanakan.
-
"Itu yang sempat diperdebatkan. Makanya kita tanyakan ke DPP," ucapnya.
-
Pasalnya, partai berlambang pohon beringin tidak ingin diisebut-sebut sebagai sumber kekacauan di tubuh partai Golkar.
-
Satu pihak menginginkan seleksi pencalonan dilakukan secara terbuka dalam pandangan umum, pihak yang lain menginginkan digelar secara tertutup.
-
Diterangkannya, terdapat perbedaan prinsip dalam menerjemahkan tata tertib, AD dan ART, serta Pedoman Organisasi Partai.
-
Setelah pembukaan Musda, kemarin malam, Plt Sekretaris langsung mengumumkan rapat DPD II untuk memilih calon ketua dengan cara musyawarah dan mufakat.
-
Sejak rapat semalam, dua kandidat bakal calon belum sepakat untuk menempuh jalur musyawarah mufakat. Rapat paripurna pembukaan sidang ditunda.
-
Pasalnya, partai berlambang pohon beringin ini tidak mau Musda disebut sebagai sumber kekacauan.
-
"Sudah 7 Musda di daerah dilalui tanpa ada satupun memutuskan itu ketuanya dengan cara voting. Semua dengan mufakat," jelasnya.
-
Saat penjemputan, dirinya mesti didampingi dengan barakuda.
-
Pasalnya ada beberapa massa yang dipulangkan karena kedapatan membawa senjata tajam.
-
"Siapapun yang membuat onar di Balikpapan, akan berhadapan dengan pihak kepolisian," jelasnya.
-
Dua orang petugas menjaga pintu masuk, sementara yang lainnya melakukan penyisiran di sekeliling ruangan tersebut.