Travel
Wisata Kuliner Ramenkuy di Taman Gubah Balikpapan, Cita Rasa Ramen Otentik dari Jepang
Hiruk pikuk kuliner di Taman Gubah, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hiruk pikuk kuliner di Taman Gubah, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur kini tak lagi didominasi menu lokal seperti sate maupun lalapan.
Di tengah deretan jajanan tersebut, Ramenkuy hadir dengan konsep street ramen ala Jepang yang menggugah selera.
Pemilik Ramenkuy Ono mengaku bahwa ide berjualan ramen ini muncul setelah perjalanannya ke Jepang bersama sang istri pada April 2025 lalu.
Dari sana, dia menemukan ramen yang populer di kalangan masyarakat lokal. Citarasa ramen langsung dari Jepang justru berbeda dengan rasa di mal tanah air.
Baca juga: Wisata Kuliner Balikpapan, 10 Rekomendasi Mie Ayam Terpopuler dengan Rating Tertinggi
"Kalau di mal itu kan kuahnya kental, creamy. Nah kalau di Jepang sana lebih banyak yang shoyu ramen, kuahnya bening coklat, pakai kecap asin," ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Dengan berbekal pengalaman tersebut, Ono mencoba menghadirkan ramen dengan cita rasa Jepang yang lebih "lokal".
Meski terinspirasi langsung dari Jepang, seluruh bahan yang digunakan tetap berasal dari petani lokal yang dia racik sendiri sendiri.
Menariknya, proses riset menu tidak dilakukan secara instan. Ono mengaku sempat mengganti jenis mie hingga tiga kali demi mendapatkan tekstur yang paling mendekati ramen di Jepang.
"Kita coba ke teman-teman, keluarga. Sampai akhirnya ketemu mie yang sekarang ini," ujarnya.
Kini Ramenkuy telah berjalan sekitar satu tahun sejak 2025. Ramenkuy bukan hanya menghadirkan rasa otentik, melainkan konsep yang lebih "merakyat".
Jika kebanyakan ramen dijual di restoran atau mall Balikpapan, Ono justru mengusung konsep street food agar lebih dekat dengan masyarakat.
"Di sini kita pengen ramen itu jadi makanan yang merakyat. Bisa dinikmati semua kalangan, bukan cuma di restoran mahal," ungkapnya.
Baca juga: Wisata Kuliner Balikpapan, Salmon Lodeh ala Resto Watu Beach Lamaru Cita Rasa Tradisional
Untuk diketahui, Ramenkuy menghadirkan berbagai varian topping untuk melengkapi cita rasanya. Mulai dari telur, chicken katsu, beef belly, hingga saikoro atau potongan daging ala steak berbentuk kotak.
Harga yang ditawarkan pun terbilang ramah di kantong. Seporsi ramen di Ramenku dijual mulai dari Rp20 ribu hingga Rp45 ribu. Harga tersebut tergantung topping yang ditawarkan.
Selain itu, tersedia juga menu pelengkap seperti gyoza isi ayam dan udang yang dijual Rp25 ribu per porsi.
Kini, Ramenkuy buka setiap hari mulai pukul 18.00 hingga sekitar 22.30 Wita. Tak jarang, remaja hingga anak-anak datang untuk mencicipi menu ramen tersebut.
"Cuma kalau hujan, itu yang berat. Karena ini ruang terbuka, jadi gak ada alternatif apa-apa kalau hujan," pungkasnya. (*)
wisata kuliner
Gunung Bahagia
Kalimantan Timur
rekomendasi wisata kuliner Balikpapan
TribunKaltim.co
| Inilah Daftar 40 Kota Terbaik Dunia untuk Jalan Kaki 2026, Dua Negara Tetangga Indonesia Disebut |
|
|---|
| 3 Alasan Roma Disebut Kota Paling Ramah Bagi Pejalan Kaki, Sabet Peringkat Pertama Dunia |
|
|---|
| 3 Potensi Wisata Alam Goa Berlapis Bulungan, Jalur Bawahnya Unik hingga Habitat Burung Walet |
|
|---|
| Wisata Alam Goa Berlapis Bulungan, Sensasi Hiking Jantung Rimba dan Keunikan Batu Bermusik |
|
|---|
| Komunitas Organik Brenjonk Gaet 20 Persen Petani Muda, Dorong Strategi Ketahanan Pangan dari Sawah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260410_Wisata-Kuliner-di-Balikpapan-Terapkan-Ramen.jpg)