Berita Kaltim Terkini
Top 5 Daerah dengan Penderita Gizi Buruk Terendah di Kalimantan Timur
Berdasarkan data dari BPS yang diolah dari Potensi Desa, tercatat ada 111 kota/kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki penderita gizi buruk.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Isu-isu sosial dan kesehatan masyarakat menjadi cerminan dari kondisi pembangunan di suatu daerah.
Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihimpun dari Potensi Desa (Podes) tahun 2018, terungkap jumlah kota/kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang melaporkan kasus gizi buruk dan individu yang dipasung.
Data ini memberikan gambaran tentang tantangan yang dihadapi oleh wilayah tersebut pada tahun itu.
Secara keseluruhan, tercatat ada 111 kota/kabupaten di Kalimantan Timur yang memiliki penderita gizi buruk.
Baca juga: Top 5 Daerah dengan Jumlah Penyandang Disabilitas Tertinggi di Kalimantan Timur
Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi wilayah dengan jumlah desa/kelurahan yang melaporkan kasus tertinggi.
Sementara itu, kasus pemasungan, yang biasanya dilakukan pada penderita gangguan jiwa, masih menjadi masalah serius yang perlu perhatian.
Data BPS 2018 mencatat ada 29 orang yang dipasung di seluruh Kalimantan Timur.
Kasus terbanyak tercatat di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 9 kasus.
Baca juga: Top 5 Daerah dengan Tingkat Penggunaan KB Tertinggi di Kalimantan Timur
Adapun tiga kota besar di provinsi ini, yaitu Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kota Bontang, tidak melaporkan adanya kasus pemasungan.
Rincian jumlah orang yang dipasung per kabupaten/kota adalah sebagai berikut:
Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan Penderita Gizi Buruk dan Orang yang Dipasung Tahun 2018
Penderita Gizi Buruk
1. Kota Bontang: 1
2. Kabupaten Mahakam Ulu: 3
3. Kota Samarinda: 4
4. Kota Balikpapan: 5
| 10 Daerah di Kaltim Berdasarkan Jumlah Posyandu dan Fasilitas Kesehatan |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Nasib Pemodal Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto dan Fakta Baru Pantai Manggar |
|
|---|
| Rusdiansyah Aras Tegaskan Tak Maju Lagi Jadi Ketua KONI Kaltim 2026–2030 |
|
|---|
| 3 Kawasan Bersih dari Asap Rokok di Kaltim, Denda Rp50 Juta Bukan Sekadar Gertakan |
|
|---|
| Dinkes Kaltim Sebut Program Berhenti Merokok Masih Sepi Peminat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250819_Penderita-Gizi-Buruk.jpg)