Berita Kutim Terkini
Polres Kutim Gelar Gerakan Pasar Murah hingga ke Desa, Salurkan 500 Kg Beras SPHP
Polres Kutai Timur melakukan GPM dengan menyasar di lingkungan Kampung Jawa, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara
Penulis: Nurila Firdaus | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Gerakan Pasar Murah (GPM) di wilayah hukum Polres Kutai Timur masih terus berlangsung dan menyasar ke kecamatan hingga ke desa.
Kali ini, Polres Kutai Timur melakukan GPM dengan menyasar di lingkungan Kampung Jawa, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara.
Kegiatan tersebut disambut dengan antusias warga disana.
Apalagi Kampung Jawa termasuk wilayah Kecamatan Sangatta Utara yang masuk dalam pinggiran.
Baca juga: Gubernur-DPRD Kaltim Gagal Mediasi, 5 Fakta Sengketa Dusun Sidrap Jadi Rebutan Kutim dan Bontang
Disana, Polres Kutai Timur menyalurkan beras bulog, dengan merek Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebagai wujud bantuan subsidi di tengah harga beras yang semakin melejit.
"Kemarin di Kampung Jawa kami salurkan beras SPHP ke masyarakat sebanyak 100 karung dengan kemasan 5 kilogram yang dibanderol dengan harga Rp65.000 per kemasan," ujar Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, Rabu (20/8/2025).
Sesuai dengan program GPM, harga beras tersebut menjadi Rp 13 ribu per kilogram dengan jenis beras medium. Dimana, harga di pasaran, untuk beras medium rata-rata mencapai Rp 17 ribu per kilogram.
Sehingga, program GPM garapan Polres Kutai Timur diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) dengan harga yang terjangkau.
Sebab, Polres Kutim menjual SPHP sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Disana, mereka juga menjual berbagai macam sembako seperti minyak goreng dengab harga Rp 42 ribu per 2 liter dan gula putih seharga Rp 18 ribu per kilogram.
Tak hanya itu, GPM juga dimaksudkan untuk memastikan pendistribusian beras subsidi langsung ke warga masyarakat sehingga mengurangi resiko kelangkaan bahan pokok.
"Disana antusiasnya tinggi, masyarakat sekitar berbondong-bondong membeli beras SPHP, dari 100 kemasan 5 kilogram ludes dalam waktu kurang lebih satu jam saja," terangnya. (*)
| Buaya Monster 4 Meter Pemangsa Bocah di Sangatta Kutai Timur Berhasil Dibekuk |
|
|---|
| Jalan Terjal Atlet Bulutangkis Lokal di Sirnas C Kutim 2026, Terkendala Pengalaman dan Jam Terbang |
|
|---|
| 65 Siswa SMPN 2 Sangatta Utara Ikuti Skrining Mata Gratis yang Digelar IDI Kutim dan PERDAMI |
|
|---|
| Sirnas C Bulutangkis Perdana Digelar di Kutai Timur, Targetkan 3 Emas dan Dongkrak Ranking Atlet |
|
|---|
| Sirnas C Bulutangkis 2026 di Kutai Timur Banjir Apresiasi, Atlet Puji Kebersihan GOR Kudungga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250820_Gerakan-Pasar-Murah-di-Kutim.jpg)