Berita Balikpapan Terkini
Balikpapan Kejar Predikat Kota Sehat, Wawali Optimistis Raih Wistara
Pemkot Balikpapan optimistis bisa membawa naik level dari Padapa ke Wistara, predikat tertinggi dalam penilaian Kota Sehat.
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sedang mengikuti proses verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat dari pemerintah pusat.
Rapat kualitas Kota Sehat digelar di Ruang Aula Pemkot Balikpapan, dipimpin Wakil Walikota Bagus Susetyo, Sekretaris Daerah Muhaimin dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Rabu (20/8)
Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa pihaknya optimistis bisa membawa naik level dari Padapa ke Wistara, predikat tertinggi dalam penilaian Kota Sehat.
“Siang ini kita sudah mengikuti paparan verifikasi, Alhamdulillah selesai. Mudah-mudahan bisa dapat hasil maksimal. Ini berkat kerja sama dan kekompakan seluruh OPD, di bawah koordinasi TAPD Sekda,” ujar Bagus Susetyo.
Dalam penilaian Kota Sehat, minimal 91 persen indikator harus terpenuhi.
Baca juga: Balikpapan Siap Penilaian Kota Sehat, Rahmad Masud Ajak Warga Kota Minyak untuk Jaga Lingkungan
Saat ini, Balikpapan sudah berada di angka 87 persen, artinya hanya kurang empat persen untuk bisa meraih predikat Wistara.
“Harapannya semua indikator bisa terpenuhi. Beberapa catatan dari tim verifikator segera kita lengkapi, termasuk data tambahan dan SK tugas. Kita optimistis bisa mencapai target,” tambahnya.
Ada sembilan indikator utama dalam penilaian, antara lain: masyarakat sehat, permukiman, transportasi, stunting, hingga ketahanan pangan.
Hampir semua sudah di atas 90 persen, kecuali beberapa catatan di bidang penanganan stunting, penyakit TBC, dan penggunaan KB.
“Data sudah kita susun mulai dari kader posyandu, Puskesmas, sampai laporan tingkat kota. Minggu depan tim pusat juga akan turun langsung untuk verifikasi lapangan,” ungkap Bagus Susetyo.
Balikpapan sendiri memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 65,62, lebih tinggi dari rata-rata provinsi dan nasional. Hal ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa kualitas hidup masyarakat terus meningkat.
“Ini sejalan dengan visi kota, menjadikan Balikpapan kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman,” ujarnya.
Jika berhasil naik level ke Wistara, Balikpapan akan semakin diakui sebagai kota sehat nasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati mengatakan akan siapkan data-data yang kurang terkait stunting.
"Tadi juga ada pertanyaan terkait dengan KB, alhamdulillah di Balikpapan sudah mengalami peningkatan terkait target sebelumnya. Kendalanya tidak terlalu banyak, kalau Balikpapan hanya melengkapi data yang saja. Hanya kelangkaan data yang kurang dikasih waktu dua hari untuk mengirim data," kata Alwiati.
Baca juga: Dinkes Kutim Upayakan Pendampingan untuk Ikuti Penghargaan Kabupaten Kota Sehat
Untuk transportasi sehat itu Balikpapan dilihat dari tidak pernah lagi warga Balikpapan buang sampah dari kendaraan (mobil dan lainnya) atau membuang sampah sembarangan.
"Ada instruksi Perwali dilarang membuang sampah dari kendaraan atau transportasi umum. Bacitra kita sebagai transportasi aman dan sehat," ungkapnya. (*)
| Wanita Balikpapan Penggemar Drakor, Menonton jadi Cara Healing dari Rutinitas Seharian |
|
|---|
| Orangutan Terjepit Sawit, BOSF Waspada Area Isolasi Kian Terhimpit Perkebunan |
|
|---|
| Serikat Buruh Usulkan Posko Pengaduan BPJS Ketenagakerjaan Tiap Rumah Sakit di Balikpapan |
|
|---|
| Buruh Soroti Minimnya Kepastian Kerja, DPRD Desak Regulasi dan Transparansi UMK di Balikpapan |
|
|---|
| May Day 2026, Polresta Balikpapan Gelar Doa Bersama Anak Yatim Piatu di Masjid Baitul Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250820-Wakil-Walikota-Balikpapan-Bagus-Susetyo.jpg)