Sabtu, 25 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pasar Induk di Balikpapan Utara Dilengkapi Cold Storage, Jadi Pusat Pergudangan Ketahanan Pangan

Pasar induk ini akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Balikpapan, yang terpusat di kilometer 5 Balikpapan Utara

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
PEMBANGUNAN PASAR INDUK - Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan, Haemusri Umar. Pasar induk ini akan dilengkapi sarana pergudangan untuk menjaga ketahanan pangan sebagai pusat distribusi pangan. Kemudian dari sinilah komoditas pangan terdistribusi ke seluruh pasar yang ada di Kota Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kalimantan Timur, menginisiasi pembangunan Pasar Induk, kini tengah memasuki penyusunan masterplan dan detail engineering design (DED).

Pasar induk ini akan dibangun di atas lahan milik Pemkot Balikpapan, yang terpusat di kilometer 5 Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan, Haemusri Umar menjelaskan konsep bangunan pasar induk ini serupa pasar tumpah untuk menampung aktivitas bongkar muat komoditas pangan.

Baca juga: Demo Hari Ini, Aliansi Balikpapan Melawan Bawa Bendera One Piece dan Spanduk Batalkan Kenaikan PBB

“Bongkar muat yang biasanya di Pasar Pandan Sari ini nantinya dipindahkan ke pasar induk, supaya kendaraan roda besar itu tidak lagi masuk ke dalam kota,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Nantinya, pasar induk ini akan dilengkapi sarana pergudangan untuk menjaga ketahanan pangan sebagai pusat distribusi pangan.

Kemudian dari sinilah komoditas pangan terdistribusi ke seluruh pasar yang ada di Kota Balikpapan.

Sebagaimana diketahui, sekitar 90-an persen komoditas pangan di Kota Minyak hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah Jawa dan Sulawesi.

Pasalnya, hanya 10 persen dari luasan lahan Kota Balikpapan bisa dioptimalkan sebagai daerah pangan.

“Maka penting bagi pemerintah kota untuk membuat sarana pergudangan. Jadi kita tinggal membeli pasokan dari daerah-daerah penghasil pangan dan disimpan di sana,” jelas Haemusri.

Ia sampaikan, langkah ini diharapkan bisa mengendalikan inflasi untuk mengatasi komoditas pangan.

Sehingga, apabila terjadi inflasi, Pemkot Balikpapan dapat membantu mengeluarkan komoditas pangan yang berpengaruh.

“Misalnya, ketika beras menjadi komoditas yang langka, dengan pengendalian ini, pemerintah bisa mendukung upaya stabilisasi harga saat terjadi inflasi beras,” imbuhnya.

Haemusri menambahkan, sarana pergudangan di Pasar Induk ini akan menjadi fasilitas utama bagi seluruh distributor pangan di Kota Minyak.

“Mereka wajib menggunakan sarana pergudangan yang ada. Tentu dilengkapi cold storage dan fasilitas pendukung lainnya,” ucapnya.

Pasar induk ini memungkinkan penyimpanan stok pangan dalam jumlah besar, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah yang memicu inflasi.

Bangunan pasar induk ini juga diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan di Balikpapan. Dengan rancangan konsep fasilitas gudang yang memadai, pasar induk ini berpotensi menjadi pemasok pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). (*)


 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved