Senin, 8 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Pelajar Balikpapan Dapat Cek Kesehatan Gratis, Cegah Diabetes dan Hipertensi Dini

Pelajar di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur kini mendapat layanan cek kesehatan gratis (CKG) dari Pemkot Balikpapan.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
JAGA KESEHATAN PELAJAR - Program cek kesehatan gratis (CKG) diperluas untuk seluruh pelajar di Kota Minyak. Dengan mencakup siswa jenjang SD/Mi, SMP/MTs, SMA/SMK, Pesantren dan tingkat sederajat. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pelajar di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur kini mendapat layanan cek kesehatan gratis (CKG) dari Pemkot Balikpapan.

Program ini dijalankan secara bertahap ke seluruh sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit sejak usia dini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati, menyebut kegiatan ini menyasar siswa mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, hingga pesantren.

“Program Cek Kesehatan Gratis untuk pelajar sudah menyasar ke semua sekolah, namun memang secara bertahap dan dilakukan secara bergantian siswanya,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Baca juga: SDN 020 Balikpapan Utara jadi Sekolah Sasaran Pertama untuk Cek Kesehatan Gratis

Dalam pelaksanaan, tenaga kesehatan dari puskesmas turun langsung ke sekolah melalui sistem jemput bola.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai kebutuhan tiap jenjang pendidikan.

Untuk siswa SD dan SMP, pemeriksaan meliputi tinggi dan berat badan, tekanan darah, tajam penglihatan, pendengaran, serta kesehatan gigi dan telinga.

Sedangkan untuk siswa SMA, pemeriksaan difokuskan pada deteksi dini risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

Baca juga: Cek Kesehatan Gratis Jadi Upaya Preventif Pencegahan Penyakit Menular di Balikpapan

Namun, Alwiati mengakui data hasil pemeriksaan pelajar masih direkap secara manual sehingga belum terintegrasi dalam aplikasi seperti pada program Cek Kesehatan Gratis kategori dewasa.

“Sehingga belum terintegrasi ke dalam aplikasi seperti data  Cek Kesehatan Gratis untuk kategori dewasa,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya program ini karena tren kasus penyakit degeneratif kini mulai muncul pada anak usia dini.

“Kasus diabetes dan hipertensi sekarang sudah ditemukan pada anak usia dini karena pola hidup yang tidak sehat,” tegasnya.

Baca juga: 5.000 Warga Balikpapan Kaltim Jadi Sasaran Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-45 Dekranas

Sebagai langkah lanjutan, DKK Balikpapan juga memberikan edukasi langsung ke sekolah.

Harapannya, siswa bisa memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak kecil.

Selain itu, Alwiati menekankan peran keluarga dalam mencegah kebiasaan tidak sehat pada anak.

“Mengubah kebiasaan pola hidup tidak sehat tetap yang utama harus dari lingkungan keluarga terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved