Selasa, 19 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Penumpang dan Pengelola Bus Anggap Terminal Bayangan Samarinda Mudahkan Akses, Harga Tiket Sama

Penumpang dan pengelola bus anggap terminal bayangan Samarinda mudahkan akses. Harga tiket sama dengan terminal resmi.

Tayang:
Kolase Tribun Kaltim / Raynaldi
TERMINAL BAYANGAN - Terminal bayangan di Kota Samarinda. Penumpang dan pengelola bus anggap terminal bayangan Samarinda mudahkan akses. Harga tiket sama dengan terminal resmi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penumpang dan pengelola bus anggap terminal bayangan Samarinda memudahkan akses mereka. 

Selain itu, harga tiket sama dengan terminal resmi jadi alasan terminal bayangan ramai disukai penumpang, ketimbang lewat terminal resmi.

Diketahui, aktivitas terminal bayangan terletak di Jalan APT Pranoto, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kaltim.

Meski keberadaannya pernah mendapat teguran dari Satpol PP Provinsi Kaltim bersama Dishub Kota Samarinda, penumpang justru menilai terminal ini lebih cepat dan mudah diakses.

Baca juga: Alasan Penumpang Pilih Terminal Bayangan Samarinda: Langsung Berangkat, Lebih Cepat

Penumpang Senang

Teguran aparat sebelumnya dilakukan menindaklanjuti laporan warga melalui aplikasi Sipintar, yang mengeluhkan adanya potensi gangguan lalu lintas akibat mobilitas bus di kawasan tersebut. 

Namun, bagi sebagian masyarakat, terminal bayangan menjadi pilihan utama, terutama untuk rute Samarinda-Balikpapan.

Adam, salah satu penumpang yang akan bepergian ke Balikpapan untuk menghadiri acara, mengaku alasan ia memilih terminal bayangan karena tidak perlu menunggu lama. 

"Kalo di resminya biasanya nunggu lagi. Biasanya dia kesini lagi buat nunggu penumpang. Kalau di sini langsung berangkat. Jadi lebih cepat," ucapnya dengan ransel di punggungnya, Kamis (28/8/2025)

Pemuda asli Samarinda yang kini bekerja di salah satu pergudangan di kawasan Palaran itu menuturkan, sudah sekitar dua tahun memanfaatkan terminal bayangan.

Ia pernah mencoba naik bus dari terminal resmi di Sungai Kunjang, namun merasa waktu tunggunya lebih panjang. 

"Pernah, cuma nunggunya agak lama," ujarnya.

"Aksesnya juga mudah di sini," sambungnya. 

Dari segi harga tiket, menurutnya tidak ada perbedaan dengan terminal resmi. Ia juga menyoroti kemudahan penggunaan transportasi daring. 

Di terminal resmi, penumpang harus berjalan keluar untuk naik ojek online, sementara di terminal bayangan layanan tersebut bisa langsung menjemput di dekat bus. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved