Selasa, 5 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Bontang Akan Dapat 10.553 Sambungan Jargas Gratis Akhir 2025

Bontang dipastikan mendapat 10.553 sambungan jargas rumah tangga gratis pada akhir 2025, meski lebih sedikit dari usulan awal

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
JARGAS BONTANG - Ilustrasi jargas di Kota Bontang. Bontang dipastikan mendapat 10.553 sambungan jargas rumah tangga gratis pada akhir 2025, meski lebih sedikit dari usulan awal. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kota Bontang dipastikan mendapat pemasangan jaringan gas (jargas) rumah tangga gratis dari pemerintah pusat pada akhir 2025. 

Total sebanyak 10.553 sambungan akan dipasang untuk masyarakat, berdasarkan hasil koordinasi terbaru antara Pemerintah Kota Bontang dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kepastian tersebut diperoleh setelah Walikota Bontang, Neni Moerniaeni, bertemu langsung dengan perwakilan Kementerian ESDM di Jakarta akhir pekan lalu. 

Ia menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program ini setelah beberapa waktu dinantikan.

“Alhamdulillah, jargas yang dijanjikan pemerintah pusat bisa direalisasikan tahun ini,” kata Neni, Senin (1/9/2025).

Baca juga: Genangan Lumpur Banjiri Halaman BRI Bontang Barat Akibat Pipa PDAM Bocor

Meski begitu, jumlah tersebut lebih sedikit dari hasil survei Lemtek UI dan Kementerian ESDM sebelumnya yang mencatat 10.608 rumah.

"Kalau kita bicara usulan kita di awal jumlahnya 11 ribu rumah. Setelah dilakukan survei secara bertahap, rasionaliasinya 10.553 itu," terangnya.

Neni juga mengungkapkan Tim jargas Kementerian ESDM dijadwalkan berkunjung ke Bontang pada minggu kedua September untuk memberikan informasi awal sekaligus berkoordinasi dengan Pemkot.

Terpisah, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setkot Bontang, Lukman, mengatakan data detail wilayah yang terkena pengurangan belum diterima.

“Memang turun 55 sambungan rumah dari hasil survei. Data lokasi penerima masih menunggu kepastian,” ujarnya.

Baca juga: DPRD Bontang Panggil Disdik dan Guru yang Diduga Melakukan Kekerasan

Adapun distribusi hasil survei terbesar berada di Kelurahan Loktuan (1.762 sambungan), Tanjung Laut (1.632), Api-Api (1.063), Tanjung Laut Indah (869), dan beberapa kelurahan lainnya.

Sementara Kelurahan Bontang Lestari belum disurvei karena jaringan induk jargas belum menjangkau wilayah tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved