Berita Kaltim Terkini

Data Bank Indonesia, Kaltim Mampu Kendalikan Inflasi, Catatkan Angka Terendah di Bawah Nasional

Bumi Etam berhasil mencatatkan laju inflasi tahunan yang sangat rendah, hanya 1,79 persen (yoy) pada Agustus 2025

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/DOK.MOHAMMAD FAIROUSSANIY
INFLASI DI KALTIM - Arsip foto Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto. Ia mengungkapkan terkait pengendalian inflasi di Kaltim, pada Agustus 2025. (TRIBUNKALTIM.CO/DOK.MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan kemampuan dalam menjaga stabilitas ekonomi. 

Tercatat Bumi Etam berhasil mencatatkan laju inflasi tahunan yang sangat rendah, hanya 1,79 persen (yoy) pada Agustus 2025. 

Angka ini tidak hanya berada di bawah target nasional, tapi juga jauh lebih rendah dari realisasi inflasi nasional yang mencapai 2,31 persen.

Capaian gemilang ini menempatkan Kaltim dalam 'zona aman' target inflasi nasional 2,5 ± 1 persen. 

Baca juga: Daftar 4 Mahasiswa Unmul Tersangka Bom Molotov, Polresta Samarinda Beber Awal Mula dan 2 Inisiator

Data Bank Indonesia Kaltim juga memperlihatkan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kaltim bahkan mengalami deflasi bulanan sebesar -0,40 persen (mtm), sementara inflasi tahun kalender terkendali di level 1,51 persen (ytd).

"Kondisi ini mencerminkan stabilitas harga di Provinsi Kaltim yang semakin terjaga di tengah dinamika ekonomi," kata Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto, dalam keterangan resminya, Rabu (3/9/2025).

Menurut Budi, deflasi pada Agustus 2025 ini tak lepas dari peran krusial sektor transportasi yang menyumbang deflasi sebesar -0,29 persen (mtm). 

Peningkatan frekuensi penerbangan menjadi faktor utama dibalik turunnya biaya transportasi ini.

Tak hanya itu, sektor makanan, minuman, dan tembakau juga turut andil dengan kontribusi deflasi -0,15 persen (mtm). 

Penurunan harga ini dipicu oleh panen raya komoditas strategis seperti tomat dan cabai rawit yang melimpah di pasar lokal.

“Walau begitu, tekanan deflasi ini sedikit tertahan oleh kenaikan harga emas. Kenaikan harga emas ini disinyalir sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi,” jelasnya.


Jurus Jitu '4K' dan Sistem 'MANDAU' Jadi Kunci Sukses Kaltim


Kesuksesan Kaltim mengendalikan inflasi bukan tanpa strategi. 

Budi menyebut, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltim menerapkan strategi komprehensif melalui pendekatan '4K': 

- keterjangkauan harga
- ketersediaan pasokan
- kelancaran distribusi 
- komunikasi efektif.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved