Sabtu, 11 April 2026

Berita Kaltim Terkini

5 Daerah dengan Jumlah Kasus Penyakit DBD Tertinggi di Kalimantan Timur

Berdasarkan data BPS kabupaten/kota di Kalimantan Timur menunjukkan angka kesakitan DBD yang signifikan per 100.000 penduduk.

|
Editor: Yara Tahnia
TRIBUN JOGJA/M FAUZIARAKHMAN
KASUS PENYAKIT DBD - Ilustrasi kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Timur menunjukkan angka kesakitan DBD yang signifikan per 100.000 penduduk. Urutan ini disusun dari yang tertinggi, memberikan gambaran jelas tentang wilayah mana yang paling rentan. (TRIBUN JOGJA/M FAUZIARAKHMAN) 

TRIBUNKALTIM.CO - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Gejalanya bervariasi dari ringan hingga berat, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan ruam.

Dalam kasus parah, DBD dapat menyebabkan syok dan perdarahan, yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Mengingat ancamannya, penting untuk mengetahui daerah mana yang memiliki kasus DBD tertinggi.

Baca juga: Top 5 Daerah dengan Jumlah Kasus Baru Penyakit HIV/AIDS Terbanyak di Kalimantan Timur

Agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan.

5 Daerah dengan Kasus DBD Tertinggi di Kalimantan Timur

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Timur menunjukkan angka kesakitan DBD yang signifikan per 100.000 penduduk.

Urutan ini disusun dari yang tertinggi, memberikan gambaran jelas tentang wilayah mana yang paling rentan.

1. Kabupaten Penajam Paser Utara

Kabupaten Paser Utara berada di puncak daftar dengan angka kesakitan DBD per 100.000 penduduk yang sangat tinggi, yaitu 810,70 persen.

Angka ini jauh melebihi daerah lainnya, menunjukkan perlunya perhatian serius dan tindakan pencegahan ekstra di wilayah ini.

2. Kabupaten Kutai Barat

Menempati posisi kedua dengan 481,20 persen kasus per 100.000 penduduk.

Baca juga: 5 Daerah dengan Angka Penemuan Kasus Penyakit Menular TBC Terbanyak di Kalimantan Timur

Meskipun lebih rendah dari Penajam Paser Utara, angka ini tetap menempatkan Kutai Barat sebagai salah satu daerah dengan tingkat risiko tinggi.

3. Kabupaten Kutai Kartanegara

Wilayah ini mengikuti dengan 355,50 persen kasus per 100.000 penduduk.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved