Berita Kukar Terkini
BLT Ojol di Kutai Kartanegara Berlanjut, Ditarget Cair September 2025
Pemkab Kukar memastikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pengemudi ojek online (ojol) tetap berjalan pada tahun 2025.
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pengemudi ojek online (ojol) tetap berjalan pada tahun 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi, menegaskan pencairan ditargetkan dapat terealisasi pada September ini meski sempat tertunda.
“Mudah-mudahan tanggal 20 September ke atas ini sudah ada anggarannya, jadi bisa segera bisa dicairkan,” ujarnya usai apel Hari Perhubungan Nasional, Rabu (17/9/2025).
Menurut Junaidi, hingga September para pengemudi seharusnya sudah menerima BLT Ojol untuk lima bulan.
Baca juga: Tak Ada Lagi BLT untuk UMKM, Pemkab Berau Kini Fokus ke Pelatihan dan Pemberdayaan
Namun, kondisi kas daerah yang belum memungkinkan membuat penyaluran tertunda.
“Sebenarnya sudah masuk lima bulan, tapi setelah kami koordinasi dengan BPKAD belum memungkinkan kondisi kas daerah kita,” jelasnya.
BLT ojol di Kutai Kartanegara memberikan bantuan Rp250 ribu per bulan yang langsung ditransfer ke rekening penerima.
Tidak semua pengemudi berhak menerima karena ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti berdomisili di Kutai Kartanegara, terdaftar resmi di aplikasi transportasi online (Grab, Gojek, atau Maxim), serta tidak sedang menerima bantuan sosial lain.
Baca juga: 22 Keluarga di Tengin Baru Penajam Paser Utara Terima BLT Dana Desa Dua Bulan Sekaligus
Program BLT ojol pertama kali digulirkan Pemkab Kukar pada 2023 sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pengemudi.
Bantuan ini dinilai mampu meringankan beban mereka, terutama menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya operasional kendaraan.
Meski sudah konsisten disalurkan selama tiga tahun berturut-turut, Dishub Kukar tetap akan melakukan evaluasi terhadap kelanjutan program.
“Untuk tahun 2026 apakah lanjut atau tidak nanti kita akan evaluasi secara regulasi dan aturan. Karena program ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut, sepanjang masih boleh akan kita lakukan,” pungkas Junaidi. (*)
| Dikecualikan dari WFH, Seluruh Pegawai Disdukcapil Kukar Tetap Masuk 100 Persen Setiap Jumat |
|
|---|
| Wadirut Agrinas Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Kukar, Targetkan Selesai Juli 2026 |
|
|---|
| Bupati Kukar Tegaskan Pinjaman Daerah Sesuai Prosedur, Aulia Rahman: Tak Wajib Paripurna DPRD |
|
|---|
| Warga Loa Kulu di Kukar Mengeluh Jalan Rusak dan Drainase Buruk, BBPJN Kaltim Bertindak |
|
|---|
| Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Kukar Lantik Indra Hermawan Sebagai PJ Kepala Desa Jonggon Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250917_Kepala-Dishub-Kukar-Junaidi-menyebut-BLT-Ojol-tetap-berlanjut-tahun-ini.jpg)