Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

DPRD Balikpapan Soroti Layanan Pasien BPJS, Tenaga Kesehatan Jadi Kendala Utama

Komisi IV DPRD Balikpapan soroti layanan pasien BPJS di rumah sakit swasta. Antrean panjang hingga keterbatasan tenaga medis jadi masalah utama

Tayang:
HO/DPRD BALIKPAPAN
LAYANAN KESEHATAN - Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menegaskan rumah sakit wajib memberikan pelayanan yang sama kepada pasien BPJS maupun pasien umum. Ia menekankan agar tidak ada diskriminasi dalam layanan kesehatan, termasuk bagi peserta BPJS kelas 3. (HO/DPRD BALIKPAPAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Persoalan tenaga kesehatan dan layanan pasien BPJS di Balikpapan kembali mencuat usai kunjungan kerja Komisi IV DPRD Balikpapan ke tiga rumah sakit swasta di Balikpapan Selatan, Selasa (23/9/2025).

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, mengemukakan sejumlah masalah yang dikeluhkan masyarakat, mulai dari antrean panjang di bagian farmasi, keterbatasan ruang rawat inap, hingga kualitas layanan pasien BPJS kelas 3.

"Pelayanan kesehatan ini harus diberikan dengan baik. Kami tekankan agar tidak ada perbedaan antara pasien BPJS dan non-BPJS," ucapnya, Selasa (23/9/2025). 

DPRD memastikan pemantauan akan terus dilakukan di rumah sakit lain, agar aspirasi masyarakat benar-benar ditindaklanjuti.

Dari pihak rumah sakit, Direktur RS Siloam, dr. Kevin Chrisanta, menjelaskan kendala utama terletak pada keterbatasan sumber daya manusia, terutama tenaga perawat dan farmasi.

Baca juga: Antrean BBM Subsidi Picu Macet, Dishub Balikpapan Usulkan Aturan Jam Khusus

Kondisi tersebut berimbas pada antrean panjang dan lambatnya pelayanan pasien.

"Tenaga farmasi kami terbatas, apalagi ada yang ditarik sebagai ASN atau pindah ke daerah lain. Rekrutmen sudah dilakukan, tapi sulit mencari tenaga yang berkompeten," jelas Kevin.

Ia menambahkan, pelamar baru umumnya masih berstatus lulusan baru sehingga perlu waktu untuk mencapai kompetensi sesuai standar pelayanan.

Sementara itu, Direktur RS Hermina, dr. Asmi, menegaskan komitmennya memperbaiki kekurangan pelayanan.

Ia memastikan seluruh masukan dari dewan akan segera ditindaklanjuti.

"Saya tidak suka memberi janji kosong, tetapi apa yang disampaikan dewan akan langsung kami implementasikan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved