Berita Balikpapan Terkini
Pelajar Balikpapan Belajar Pentingnya Melestarikan Orangutan di Samboja
Sebanyak 200 pelajar tingkat SMP hingga SMA di Samboja dan Samboja Barat mendapat pengalaman unik soal orangutan
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebanyak 200 pelajar tingkat SMP hingga SMA di Samboja dan Samboja Barat mendapat pengalaman unik lewat program Student Goes to Nature (SGTN) 2025 di kawasan Konservasi Orangutan BOSF Samboja Lestari, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (24/9/2025).
Program SGTN merupakan bagian dari menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga alam dan kelestarian satwa liar.
Melalui pembelajaran interaktif di lapangan, para siswa diajak memahami peran vital orangutan dalam ekosistem, sekaligus mengenal tantangan nyata yang dihadapi habitatnya.
Baca juga: BOSF Buka Akses Pengelolaan Lahan di Samboja Lestari, Warga Bisa Berkebun Buah
Orangutan merupakan umbrella species yang berperan menjaga keanekaragaman hayati di habitatnya.
Melestarikan keberadaan orang utan sama artinya dengan merawat seluruh ekosistem
tempatnya tinggal.
Tidak hanya seputar konservasi, SGTN 2025 juga memperkaya wawasan pelajar dengan edukasi literasi keuangan.
Hal ini menjadi bekal tambahan agar para peserta mampu mengelola masa depan mereka secara berkelanjutan.
Kegiatan SGTN 2025 dibagi ke dalam lima pos, yakni:
- Pos Makaka;
- Pos Keruing;
- Pos Durian;
- Pos Orang Utan;
- dan Pos Beruang Madu.
Setiap pos menghadirkan aktivitas tematik yang memberikan pengalaman langsung seperti penanaman pohon, demonstrasi filter air dan dekomposisi sampah, sekaligus pemahaman mendalam tentang konservasi satwa endemik Kalimantan.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, BCA percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini.
Melalui Student Goes to Nature, kami ingin menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab generasi muda terhadap kelestarian hutan dan satwa dengan cara yang menyenangkan serta mudah dipahami.
Baca juga: 6 Orangutan akan Dilepasliarkan, BOSF Ajukan Pemanfaatan Pulau Teluk Balikpapan dan Mahakam Kaltim
Tentunya terus mendukung pemerintah menorehkan sejumlah kontribusi nyata dalam upaya konservasi orang utan, antara lain:
- Pelepasliaran 54 orang utan ke habitat alami.
- Rehabilitasi 57 orang utan.
- Penanaman 9.000 pohon di area konservasi Yayasan BOS.
- Edukasi pelestarian orang utan terhadap 4.484 pelajar.
- Peningkatan awareness publik melalui 2.060 kartu Flazz edisi khusus dan edukasi
konservasi melalui LED di momen Orangutan Day sebanyak 7 kali. - Perbaikan 4 pulau pra-pelepasliaran dan renovasi Sekolah Hutan.
Langkah berkelanjutan ini mengintegrasikan nilai keberlanjutan di setiap aktivitasnya, sekaligus mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga warisan alam Indonesia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250924_Orangutan-Samboja-Lestari.jpg)