Rabu, 20 Mei 2026

Peresmian Sekolah Terpadu

Andi Harun Kutip Kata-kata Nelson Mandela, Mendikdasmen Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda, Selasa (30/9/2025). Wali Kota Andi Harun mengutip kata-kata Nelson Mandela.

Tayang:
Kolase Tribun Kaltim / SINTYA
SEKOLAH TERPADU SAMARINDA - Wali Kota Samarinda Andi Harun mendampingi Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat peresmian Sekolah Terpadu di Loa Bakung, Selasa (30/9/2025). Ia menegaskan bahwa sekolah ini dibangun dengan standar seleksi ketat dan visi besar untuk menjadi prasasti peradaban di masa depan. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peresmian Sekolah Terpadu Samarinda di Jalan Jakarta, Loa Bakung, pada Selasa (30/9/2025) menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan di Kota Tepian. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda, Selasa (30/9/2025).

Ia hadir langsung untuk meresmikan sekolah model ini, disambut penuh antusias siswa, guru, dan jajaran Pemerintah Kota Samarinda.

Wali Kota Andi Harun mengutip kata-kata Nelson Mandela dalam sambutannya;education is the most powerful weapon which you can use to change the world.

Nelson Mandela adalah tokoh dunia yang dikenal sebagai simbol perjuangan melawan apartheid di Afrika Selatan sekaligus ikon perdamaian dan rekonsiliasi.

Baca juga: Andi Harun Optimis Sekolah Terpadu di Samarinda Akan jadi Model Sekolah yang Berkualitas

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa Sekolah Terpadu dibangun dengan standar tinggi sejak tahap seleksi penerimaan, baik untuk siswa maupun guru. 

“Yang masuk ke sini full, melalui seleksi zero toleransi, baik terhadap guru-gurunya maupun pada siswa-siswanya. Dan ini terus akan kita bangun, belum selesai,” tegasnya.

Andi Harun menjelaskan, pembangunan sekolah ini tidak hanya berhenti pada infrastruktur utama yang saat ini sudah relatif lengkap, tetapi akan terus ditingkatkan menuju kesempurnaan.

Ia menyebutkan rencana pembangunan koridor penghubung sekolah dengan masjid, penambahan sejumlah fasilitas, serta pengembangan kawasan hijau di sekitar sekolah pada tahun depan. 

“Sekarang alhamdulillah sebenarnya sudah relatif lengkap, tapi belum sempurna. Dan kita belum puas kalau belum sempurna. Insyaallah tahun depan, walaupun dengan keterbatasan fiskal, kita telah mencadangkan sekolah ini akan menjadi tidak hanya sarana pendidikan, tapi akan menjadi prasasti peradaban di masa depan,” ujarnya.

Orang nomor satu di Samarinda ini juga mengungkapkan hubungan personalnya dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti, yang membuat kehadiran menteri pada peresmian ini semakin bermakna.

“Saya sebelumnya meminta nanti peresmian sekolah terpadu Samarinda, tolong Pak Menteri yang hadir langsung. Siap, Mas, kata beliau. Hari ini beliau benar-benar hadir. Jadi saya dengan Pak Menteri ini reuni dengan perjalanan saya dengan beliau sangat panjang,” ungkap Andi.

Baca juga: POPULER KALTIM: 71 Pejabat Pemprov Dilantik, Andi Harun Evaluasi ASN Setahun, BBM Ilegal di PPU

Lebih jauh, Andi menceritakan awal mula gagasan pembangunan Sekolah Terpadu. 

Bermula dari SMP 16 yang pernah dilanda banjir saat dirinya baru menjabat sebagai wali kota, ide menghadirkan sekolah berstandar global lahir dari keprihatinan akan kondisi lingkungan dan keyakinan bahwa pendidikan harus ditingkatkan kualitasnya. 

“Kita harus merubah dari sekadar indeks-indeks pembangunan manusia menjadi human capital index. Karena kita sama-sama yakin hanya dengan pendidikanlah yang mampu mengubah, yang bisa membuat peradaban menjadi baik, yang bisa membuka jalan masa depan,” tuturnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved