Jumat, 8 Mei 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Andi Harun Siapkan Aplikasi Pelaporan MBG di Samarinda, Wali Kota Bisa Langsung Pantau

Wali Kota Samarinda, Andi Harun siapkan aplikasi pelaporan MBG di Samarinda, Kalimantan Timur. Wali Kota bisa langsung pantau

Tayang:
Kolase Tribun Kaltim / SINTYA
APLIKASI MBG - Kolase foto Andi Harun dan MBG. Wali Kota Samarinda, Andi Harun siapkan aplikasi pelaporan MBG di Samarinda, Kalimantan Timur. Wali Kota bisa langsung pantau. (Kolase Tribun Kaltim / SINTYA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wali Kota Samarinda, Andi Harun siapkan aplikasi pelaporan MBG di Samarinda, Kalimantan Timur.

Aplikasi tersebut merupakan respons untuk mengantisipasi persoalan atau masalah dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi sorotan belakangan ini.

Tak hanya masyarakat, Wali Kota pun bisa memantau langsung persoalan di lapangan bila aplikasi tersebut rampung.

Ya, program pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Samarinda terus diperkuat melalui pemanfaatan teknologi digital. 

Baca juga: POPULER KALTIM: Kecelakaan Maut Balikpapan, Dapur MBG Disetop, Penipuan Modus Proyek Fiktif

Setelah sebelumnya Ketua Tim Satgas MBG Samarinda, Suwarso, menegaskan bahwa gagasan Wali Kota Andi Harun akan diwujudkan dalam bentuk sistem layanan digital yang mampu memantau distribusi MBG secara real time, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan bahwa pembangunan aplikasi tersebut sedang berjalan.

Kepala Diskominfo Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, menyebutkan bahwa aplikasi pelaporan MBG masih dalam tahap pembangunan. 

“Aplikasi pelaporan MBG belum selesai. Nanti aplikasinya kalau sudah selesai akan kita sosialisasikan. Untuk masyarakat bisa sama-sama mengetahui. Makanya kita memetakan,” jelasnya (2/10). 

Menurut Dayat, sapaan akrabnya, progres pengerjaan aplikasi hingga saat ini baru mencapai sekitar 40 persen. Tim pengembang terus melakukan penguatan pada sejumlah fitur yang dinilai masih lemah agar sistem benar-benar siap digunakan. 

“Karena ini masih digodok terus. Beberapa hal yang masih kita anggap lemah diperkuat,” ujarnya.

Baca juga: Minta Dapur MBG Disiplin, Cak Imin: Jangan Rusak Anak-anak dengan Micin

Lebih jauh, Aji menegaskan bahwa aplikasi ini tidak sekadar berfungsi sebagai kanal pelaporan, melainkan juga menjadi instrumen pendataan menyeluruh. 

“Jadi nanti kita akan mengetahui di daerah sini ada berapa sekolah, berapa siswanya. Itu langsung kita petakan berapa yang wajib untuk mendapatkan MBG,” paparnya.

Ia menambahkan, aplikasi ini juga menyediakan kanal pelaporan yang memungkinkan masyarakat atau pihak sekolah untuk menyampaikan kendala dalam pelaksanaan program. 

“Jadi kalau misalnya ada sesuatu, dilaporkan di situ. Dan Pak Wali Kota langsung bisa memantau,” tegasnya.

Sebelumnya, Suwarso mengungkapkan bahwa inisiatif digitalisasi ini merupakan arahan langsung Wali Kota Andi Harun

Sistem berbasis teknologi ini diharapkan mampu memastikan penyaluran MBG lebih tepat sasaran, terutama bagi keluarga kurang mampu dan anak-anak yang berisiko mengalami kekurangan gizi. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved