Berita Kaltim Terkini
5 Daerah Paling Rawan Penyakit Malaria di Kalimantan Timur
Menurut data BPS, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat Angka Kesakitan Malaria (API) tertinggi.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Nisa Zakiyah
TRIBUNKALTIM.CO - Data kasus penyakit di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024 menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kabupaten/kota, khususnya pada kasus penyakit menular.
Meskipun perhatian publik sering terpusat pada Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS, data dari Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular yang diolah BPS menempatkan malaria sebagai ancaman serius di beberapa wilayah.
Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat Angka Kesakitan Malaria (API) tertinggi.
Menurut data API (Angka Kesakitan Malaria per 1.000 Penduduk) Tahun 2024, secara keseluruhan, rata-rata kasus malaria di Kalimantan Timur berada di angka 0,40.
Baca juga: Top 5 Daerah Pengguna Kayu Bakar Terbanyak di Kalimantan Timur
Namun, angka ini melonjak drastis di Penajam Paser Utara (PPU), yang merupakan bagian dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
PPU mencatat API tertinggi sebesar 6,22, jauh melampaui rata-rata provinsi dan kabupaten/kota lainnya.
Berikut adalah perbandingan angka kesakitan malaria di Kalimantan Timur (per 1.000 penduduk):
1. Kabupaten Penajam Paser Utara: 6,22
2. Kabupaten Berau: 0,92
3. Kabupaten Kutai Timur: 0,91
4. Kabupaten Kutai Kartanegara: 0,43
5. Kabupaten Paser: 0,30
6. Kota Bontang: 0,22
7. Kota Samarinda: 0,13
8. Kabupaten Kutai Barat: 0,11
9. Kota Balikpapan: 0,09
10. Kabupaten Mahakam Ulu: 0
Selain malaria, data Kalimantan Timur tahun 2024 juga menunjukkan tren kasus penyakit menular lain yang patut diwaspadai.
HIV/AIDS dan TBC
Kota Samarinda dan Kota Balikpapan menjadi pusat penemuan kasus baru HIV/AIDS, dengan masing-masing mencatat 130 dan 58 kasus baru (Total Kaltim: 314 kasus baru).
Sementara itu, untuk penemuan kasus baru TBC, Samarinda juga menempati posisi tertinggi dengan angka 78,5.
Walau demikian, dalam hal Angka Keberhasilan Pengobatan TBC, Kabupaten Berau menunjukkan hasil terbaik dengan 92,9 persen.
DBD dan Kusta
Tingginya kepadatan penduduk dan lingkungan padat memicu kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kabupaten Penajam Paser Utara juga mencatat angka Kesakitan DBD tertinggi dengan 810,70 per 100.000 penduduk, diikuti oleh Kabupaten Kutai Barat (481,20).
Di sisi lain, untuk kusta, Penajam Paser Utara kembali berada di peringkat atas dengan 6,22 kasus baru per 100.000 penduduk, yang memerlukan perhatian serius pada upaya eliminasi dan screening penyakit tersebut di wilayahnya.
Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2024
| Hanya Satu Calon Ketua Karang Taruna Kaltim, Anggota DPRD Kukar Hendra Lolos Tanpa Pesaing |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Sosok Hijrah Mas'ud, OIKN Pastikan Tak Gusur Warga Bukit Soeharto yang Sudah Lama |
|
|---|
| Gerindra Kaltim Masih Bahas Hak Angket Pasca Aksi 214, Afif Rayhan: Kita Tunggu Arahan Fraksi |
|
|---|
| 5 Daerah di Kalimantan Timur Paling Gemar Membaca Buku 2025 |
|
|---|
| Gubernur Kaltim Ingin Kembalikan Anggaran Kursi Pijat Pakai Uang Pribadi, Ini Kata Banggar DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251008_Nyamuk.jpg)