Minggu, 3 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Seru! Warga Kutai Timur Adu Mancing Udang dan Layangan Hias di Sangatta

Suasana meriah mewarnai Kutai Timur Culinary Fest 2025, yang digelar di kawasan Pelabuhan Kenyamukan dan Jembatan Sangatta Selatan.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS
WARGA ANTUSIAS - Suasana meriah mewarnai Kutai Timur (Kutim) Culinary Fest 2025, yang digelar di kawasan Pelabuhan Kenyamukan dan Jembatan Sangatta Selatan, Kamis (23/10/2025). Dua lomba tradisional — mancing udang dan layangan hias — sukses menarik antusiasme masyarakat dari berbagai daerah. (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Suasana meriah mewarnai Kutai Timur (Kutim) Culinary Fest 2025, yang digelar di kawasan Pelabuhan Kenyamukan dan Jembatan Sangatta Selatan, Kamis (23/10/2025).

Dua lomba tradisional — mancing udang dan layangan hias — sukses menarik antusiasme masyarakat dari berbagai daerah.

Tercatat, 80 peserta mengikuti lomba mancing udang di Dermaga Kenyamukan, sementara 70 peserta lainnya beradu kreativitas dalam lomba layangan hias di Jalan Pelabuhan Kenyamukan baru.

Kedua lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan festival yang bertujuan menghidupkan kembali budaya pesisir dan memperkuat daya tarik wisata lokal.

Baca juga: Helmi Manfaatkan Cuaca Cerah untuk Jualan Layangan Hias di Sangatta

Kegiatan lomba mancing udang sendiri merupakan tradisi yang berlanjut dari inisiatif Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang sebelumnya sukses digelar di tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kutai Timur, Akbar Tanjung, yang hadir mewakili Ketua DPRD, menyampaikan apresiasi terhadap semangat masyarakat dan peserta yang memeriahkan acara.

“Harapan saya pada acara ini, mudah-mudahan ini menjadi sarana silaturahmi kita, dan terus berlanjut di wilayah Kutai Timur,” ujarnya.

Menurut Akbar, Kutai Timur memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan, namun kewenangan pemerintah kabupaten dalam mengelola kekayaan laut masih terbatas.

Baca juga: Ratusan Peserta Adu Layangan di Tenggarong Berebut Hadiah dari Ketua DPRD Kukar

Ia menjelaskan, berdasarkan regulasi saat ini, kewenangan daerah hanya mencakup wilayah perairan air tawar, sedangkan pengelolaan laut menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Padahal, Kutai Timur memiliki garis pantai sepanjang 153 kilometer, dari Teluk Kaba hingga Tanjung Mangkalihat, yang menyimpan potensi wisata dan ekonomi besar.

“Saya yakin ini bukan hanya dari orang biasa, karena jauh-jauh rela datang ke sini untuk mengikuti lomba mancing udang dan bermain layang-layang,” imbuhnya.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini perlu terus dikembangkan, bahkan bisa diperluas ke kecamatan lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

Baca juga: Lomba Adu Layangan Sambitan Digelar di Paser, Peserta Didominasi Orang Dewasa

Apalagi, peserta yang datang tak hanya dari Kutai Timur, tetapi juga dari Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempromosikan potensi wisata daerah.

Akbar menyebut, Kutai Timur memiliki banyak destinasi alam menarik seperti air terjun di Muara Wahau dan Goa Kongbeng di Kecamatan Kongbeng.

“Kalau kita jalan-jalan ke Busang itu malah ketemunya sama orang luar negeri, yang hobinya mancing juga, berkemah di sana,” bebernya.

Akbar berharap, melalui kegiatan seperti ini, potensi wisata dan budaya lokal di Kutai Timur dapat lebih dieksplorasi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved