Berita Bontang Terkini
Peringatan Hari Guru Nasional di Bontang Tegaskan Peran Guru sebagai Benteng Peradaban
Peringatan Hari Guru Nasional di Bontang berlangsung hangat, menguatkan kolaborasi untuk pendidikan berkualitas
Penulis: Zainul | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- Wawali Bontang tegaskan guru sebagai benteng terakhir peradaban dan masa depan Indonesia.
- Talk show Tanoto Foundation hadirkan fasilitator daerah dan ratusan guru untuk peningkatan kompetensi.
- Pemkot Bontang klaim kesejahteraan guru PNS termasuk tertinggi di Kaltim dan terus dorong kolaborasi pendidikan.
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Kota Bontang berlangsung meriah dan penuh makna. Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang tampak ramai pada Rabu (26/11), saat puluhan guru dari berbagai bidang studi mengikuti talk show bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat: Kolaborasi Daerah untuk Pendidikan Berkualitas, Inovasi, Dampak, dan Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Aksi Fasilitator Daerah.”
Kegiatan ini disiarkan secara livestreaming di kanal YouTube Tribun Kaltim Official sehingga dapat diikuti oleh para pendidik di berbagai daerah.
Hadir sebagai tamu kehormatan, Wakil Walikota Bontang Agus Haris, Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha, Kepala BGTK Kalimantan Timur Wiwik Setiawati, Regional Lead Tanoto Foundation Kalimantan Roselina Ping Juan, serta Ketua KPSP Bontang Jarot Endik Setiawan.
Wakil Walikota Agus Haris tidak hanya memberi apresiasi pada para guru, tetapi juga menegaskan posisi strategis mereka dalam sejarah peradaban.
"Guru adalah benteng terakhir peradaban dunia. Di tangan guru-lah anak-anak mendapatkan ilmu, etika, dan karakter. Teruslah mengabdi untuk kepentingan bangsa. Sayangi anak-anak kita, karena mereka masa depan Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Tana Tidung Gandeng Tanoto Foundation untuk Pengembangan Pendidikan Dasar
Dalam sesi dialog, Agus Haris mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan optimal kepada para pendidik, khususnya terkait kesejahteraan.
“Alhamdulillah, kesejahteraan guru khususnya PNS termasuk yang tertinggi di Kalimantan Timur. TPP-nya cukup tinggi dibanding beberapa daerah lain. Pegawai negeri di Bontang hidup sejahtera,” jelasnya.
Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan guru menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Agus Haris juga menilai kualitas SDM guru di Bontang sangat baik.
“Ilmu itu tidak ada ujungnya. Tapi secara umum, banyak guru kita yang sudah paripurna. Kualifikasi mereka sesuai standar, bahkan ada yang memiliki akfawi,” ucapnya.
Baca juga: Tanoto Foundation Bekali Mahasiswa Unmul dengan Soft Skills dan Beasiswa Teladan
Ia menambahkan bahwa guru-guru di Bontang rutin menorehkan prestasi di level nasional, mulai dari matematika, bahasa Inggris, hingga inovasi pembelajaran.
Prestasi murid pun ikut mengokohkan reputasi Bontang sebagai salah satu kota dengan ekosistem pendidikan terbaik di Kalimantan Timur.
Pemerintah, kata Agus, berhasil membangun kolaborasi kuat antara guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan sekolah.
“Kata kuncinya kolaborasi. Kalau semua satu visi bahwa anak-anak harus pintar dan mampu bersaing secara internasional hasilnya akan baik,” tegasnya.
| PAD Bontang Tidak Tercapai, Pajak Kendaraan Perusahaan Bocor |
|
|---|
| Pengedar Sabu Asal Kutim Tertangkap di Bontang, Polisi Amankan 9 Paket Sabu Siap Edar |
|
|---|
| Proyek Pengendalian Banjir Bontang Terbantu Bankeu Kaltim Rp 88,8 Miliar |
|
|---|
| Waikota Neni Moerniaeni Targetkan Pelabuhan Loktuan Dongkrak PAD Bontang |
|
|---|
| Walikota Neni Moerniaeni Bakal Lantik 6 Kepala OPD Kota Bontang Senin 5 Januari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251126_Tanoto-Foundation-Talkshow-Hari-Guru-Nasional.jpg)