Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Usulan Kampung Nelayan Merah Putih PPU Disambut Positif Kementerian Kelautan

PPU mengusulkan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih untuk ekonomi pesisir, mendapat respons positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU/Nita Rahayu
DORONG KAMPUNG NELAYAN - Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan bahwa usulan membangun KNMP di PPU telah mendapat sambutan baik dari KKP, Minggu (30/11/2025). (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab PPU mengusulkan KNMP, revitalisasi TPI, hingga pelabuhan perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
  • KKP menyambut positif dan menilai PPU berpeluang besar masuk prioritas nasional.
  • Program KNMP ditargetkan mencapai 1.000 titik pada 2026 sebagai penguatan ekonomi keluarga nelayan.

 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat sambutan positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

Penguatan ekonomi pesisir kini menjadi fokus Pemkab PPU sebagai bagian dari strategi mengoptimalkan potensi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Bupati PPU Mudyat Noor memaparkan potensi besar perikanan di daerahnya, yang memiliki garis pantai sekitar 272 kilometer.

Meski potensinya tinggi, ia menilai kesejahteraan nelayan masih belum optimal, terutama terkait fasilitas, dan akses pasar.

Dalam pertemuan itu, Pemkab PPU mengusulkan pengembangan Pelabuhan Perikanan Api-Api, revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di delapan titik, serta pembangunan breakwater di Sungai Nenang demi keselamatan aktivitas nelayan.

Baca juga: Inilah Sikap Bupati PPU Mudyat Noor Saat Ditanya soal Isu Pindah ke Partai Gerindra

“Usulan ini bagian dari strategi kami membuka akses pasar dan memperkuat tata niaga hasil laut, sekaligus mempercepat pemberdayaan nelayan,” ungkapnya Minggu (30/11/2025).

Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Komjen Pol (Purn.) Lotharia Latif, menyatakan KNMP merupakan program nasional yang tengah dipercepat.

Dari target 100 titik hingga 2025, baru 65 yang disetujui, dan pada 2026 targetnya meningkat hingga 1.000 titik.

Ia menyebut PPU memiliki peluang besar masuk prioritas. Fasilitas lain seperti breakwater juga dapat dipertimbangkan, jika memenuhi syarat teknis dan kebutuhan nelayan.

"Target kami jelas, KNMP harus segera terwujud dan benar-benar meningkatkan ekonomi keluarga nelayan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved